Mengenal Naniura, Sashimi ala Batak Menu Tantangan Kontestan MasterChef Indonesia
Minggu, 29 Agustus 2021 - 15:54 WIB
loading...
Naniura khas Batak. Foto/IG @gaetlokal
A
A
A
JAKARTA - Naniura merupakan olahan ikan yang dimakan secara mentah, tapi tidak berbau amis yang kemarin menjadi menu tantangan dua grand finalis MasterChef Indonesia Season 8. Mirip sashimi asal Jepang, namun hidangan satu ini merupakan makanan khas Danau Toba, Sumatera Utara.
Ya, kawasan Danau Toba memang memiliki banyak ragam kuliner tradisional yang menarik untuk dieksplorasi. Salah satunya ya naniura ini.
Baca Juga: Jesselyn dan Nadya Dipuji Sandiaga Uno, Siapa yang Akan Menang? Saksikan Grand Final MasterChef Indonesia Seasaon 8 Hari Ini!
Kalau Peru punya cevhiche, yakni olahan ikan kakap mentah atau scallop yang direndam dengan air perasan lemon hingga matang, Danau Toba punya naniura yang dimatangkan dengan cara merendamnya dengan air asam jungga atau jeruk purut.
Penggunaan asam inilah yang nantinya akan mematangkan daging ikan secara merata. Namun, proses pengolahannya sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 4-5 jam, hingga daging benar-benar matang sempurna. Ikan yang digunakan biasanya ikan mas atau nila.
Ya, kawasan Danau Toba memang memiliki banyak ragam kuliner tradisional yang menarik untuk dieksplorasi. Salah satunya ya naniura ini.
Baca Juga: Jesselyn dan Nadya Dipuji Sandiaga Uno, Siapa yang Akan Menang? Saksikan Grand Final MasterChef Indonesia Seasaon 8 Hari Ini!
Kalau Peru punya cevhiche, yakni olahan ikan kakap mentah atau scallop yang direndam dengan air perasan lemon hingga matang, Danau Toba punya naniura yang dimatangkan dengan cara merendamnya dengan air asam jungga atau jeruk purut.
Penggunaan asam inilah yang nantinya akan mematangkan daging ikan secara merata. Namun, proses pengolahannya sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 4-5 jam, hingga daging benar-benar matang sempurna. Ikan yang digunakan biasanya ikan mas atau nila.
Lihat Juga :