Penyebab Asma Kambuh di Malam Hari, Wajib Diketahui!
Rabu, 08 September 2021 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Dari 17 peserta tersebut, mereka dicatat bagaimana fungsi parunya dan gejala asma terakhir kali, pun seperti apa penggunaan bronkodilatornya. Semua data dicatat oleh peneliti dalam dua jenis protokol laboratorium yang berbeda.
Dalam protokol rutin konstan, peserta menghabiskan 38 jam terus menerus terjaga atau tidak tidur dan lampu kamar redup. Pola makan sebelum tidur pun diatur yaitu camilan diberikan per 2 jam.
Sedangkan protokol desinkronisasi paksa, peserta ditempatkan pada siklus tidur atau bangun 28 jam berulang selama seminggu dalam kondisi cahaya redup, dengan semua rutinitas dijadwalkan secara merata di seluruh siklus.
Baca Juga: Di Negara Ini Kencan Harus Tunjukkan Kartu Vaksin Covid-19
Dalam protokol rutin konstan, peserta menghabiskan 38 jam terus menerus terjaga atau tidak tidur dan lampu kamar redup. Pola makan sebelum tidur pun diatur yaitu camilan diberikan per 2 jam.
Sedangkan protokol desinkronisasi paksa, peserta ditempatkan pada siklus tidur atau bangun 28 jam berulang selama seminggu dalam kondisi cahaya redup, dengan semua rutinitas dijadwalkan secara merata di seluruh siklus.
Baca Juga: Di Negara Ini Kencan Harus Tunjukkan Kartu Vaksin Covid-19
(dra)
Lihat Juga :