Serangan Jantung Banyak Dialami Anak Muda, Ini Penyebabnya
Rabu, 08 September 2021 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
Namun, sambungnya, ketika orang tersebut menghadapi stres akut, mengalami aktivitas fisik yang signifikan tanpa persiapan atau stres biologis seperti infeksi, pengerahan tenaga yang ekstra pada jantung menyebabkan gumpalan terbentuk di dekat penyumbatan yang sudah ada, dan akhirnya bisa serangan jantung.
Upaya Memperbaiki Kualitas Hidup
Menjadi pertanyaan sekarang, apakah konsumsi makanan yang sehat dan olahraga yang benar akan menurunkan risiko serangan jantung di atas?
Dikatakan pada laman Times of India bahwa tidak ada keraguan bahwa gaya hidup yang sehat dapat menurunkan risiko seseorang mengalami penyakit kardiovaskular. Bahkan, menurunkan risiko penyakit kronis lain seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan hiperglikemia.
Baca Juga: Diabetes Tipe 2, Makanan Bergizi Ini Bikin Gula Darah Tinggi
Olahraga rutin dan diet yang bergizi seimbang tentu memainkan peran yang penting dalam mencegah penyakit. Namun, jika Anda sudah memiliki faktor genetik, bawaan penyakit yang lebih sering diturunkan dari pihak ayah, maka perlu ekstra pencegahan dan intervensi.
"Ketika faktor genetik bermain, tidak banyak yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit kardiovaskular sepenuhnya, tetapi faktor risiko dari penyakit ini dapat dikurangi," tambah Pillai.
Upaya Memperbaiki Kualitas Hidup
Menjadi pertanyaan sekarang, apakah konsumsi makanan yang sehat dan olahraga yang benar akan menurunkan risiko serangan jantung di atas?
Dikatakan pada laman Times of India bahwa tidak ada keraguan bahwa gaya hidup yang sehat dapat menurunkan risiko seseorang mengalami penyakit kardiovaskular. Bahkan, menurunkan risiko penyakit kronis lain seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan hiperglikemia.
Baca Juga: Diabetes Tipe 2, Makanan Bergizi Ini Bikin Gula Darah Tinggi
Olahraga rutin dan diet yang bergizi seimbang tentu memainkan peran yang penting dalam mencegah penyakit. Namun, jika Anda sudah memiliki faktor genetik, bawaan penyakit yang lebih sering diturunkan dari pihak ayah, maka perlu ekstra pencegahan dan intervensi.
"Ketika faktor genetik bermain, tidak banyak yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit kardiovaskular sepenuhnya, tetapi faktor risiko dari penyakit ini dapat dikurangi," tambah Pillai.
(tsa)
Lihat Juga :