Isi Waktu Membuat Kue Untuk Jaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

loading...
Isi Waktu Membuat Kue Untuk Jaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi
Memasak bisa menjadi alternatif kegiatan untuk menjaga kesehatan mental di masa pandemi. Foto/MNC Media
JAKARTA - Pemerintah secara resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali hingga 20 September 2021. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Pemerintah akan terus memberlakukan PPKM Level di seluruh wilayah Jawa Bali dan melakukan evaluasi tiap satu minggu.

"Pemerintah hari ini sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang kapan PPKM Level Jawa Bali ini akan terus diberlakukan. Pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa Bali dan melakukan evaluasi nya tiap satu minggu," kata Luhut melalui konferensi virtual, Senin (13/9/2021) seperti dikuti Sindonews.com.

Di sisi lain, pemerintah terus mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mempercepat cakupan vaksinasi dan penerapan aplikasi PeduliLindungi di berbagai daerah.

Baca Juga : Tak Hanya Cegah Corona, Vaksin Covid-19 Baik untuk Kesehatan Mental



"Di sisi lain, kecepatan vaksinasi dan implementasi peduli lindungi serta protokol kesehatan masih tertinggal. Penurunan level PPKM di berbagai kota menyebabkan banyak euphoria dari masyarakat yang tidak disertai dengan implementasi protokol Kesehatan dan penggunaan peduli lindungi," tambah Luhut.

Salah satu hal penting dari protokol kesehatan adalah dengan tetap berkegiatan di rumah, mengurangi mobiltas dan menghindari kerumunan. Melaksanakan kegiatan di rumah memang masih harus menjadi prioritas. Tetapi berada di rumah saja tentu menimbulkan rasa bosan, jenuh dan bahkan bisa berdampak lebih lanjut menjadi gangguan kesehatan mental.

Pakar bidang Psikologi Klinis Dewasa dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Nirmala Ika, M.Psi mengatakan, untuk menjaga kesehatan mental di masa pandemi ini, kita harus banyak bergerak.

“Tetap bergerak. Di rumah saja kadang membuat kita malas ngapa-ngapain. Kalau memang tidak bisa keluar kan kita bisa muter-muter di sekitar rumah. Ini bukan penjara," ucap Ika pada Okezone.com Jumat (3/9/2021).

Nirmala Ika menyarankan Anda untuk sesekali melihat kondisi di luar rumah. Misalnya dengan berjalan di sore hari sambil tetap mematuhi protokol kesehatan. Cara ini membuat Anda tetap terhubung dengan orang-orang di sekitar dan menghilangkan kesan, betapa mengerikannya dunia luar di saat pandemi ini.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top