Peran Perempuan dan Kaum Ibu Sangat Besar dalam Antisipasi Hoaks

Selasa, 21 September 2021 - 00:11 WIB
loading...
Peran Perempuan dan...
Di masa pandemi Covid-19, informasi bohong atau hoaks yang menghiasai internet menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. / Foto: ilustrasi/freepik
A A A
JAKARTA - Masa pandemi tidak hanya membuat masyarakat khawatir terinfeksi Covid-19. Namun informasi bohong atau hoaks yang menghiasai internet, juga menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Orang tua atau perempuan dalam sebuah keluarga diharapkan menjadi jendela informasi agar tidak terpapar dengan berita bohong di masa pandemi saat ini.

Multi peran yang dimiliki perempuan sudah dirasakan sebelum dan setelah pandemi Covid-19 . Namun di masa pandemi ini semua aktivitas yang dilakukan secara digitalisasi membuat harus lebih meningkatkan literasi digital, khususnya informasi terkait kesehatan.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Kemenkes RI, Widyawati mengatakan, proses vaksinasi terhambat karena banyaknya informasi tidak benar terkait vaksin tersebut. Oleh karena itu, menurut Widyawati, perempuan berperan sebagai sumber informasi untuk meluruskan informasi yang tidak benar.

"Melalui perempuan ini juga kami banyak karena tim kami perempuan, maupun dia WFH, ibu rumah tangga atau bekerja, kita sebarkan info bahwa kita harus vaksin, harus protokol kesehatan, misalnya 3M, 5M kita terus sebarkan. Pemerintah tidak kerja sendiri, pemerintah perlu kerja bareng sama masyarakat," jelasnya saat diskusi daring Peran dan Tantangan Perempuan Dalam Literasi Digital di Masa Pandemi, Senin, 20 September 2021.

Baca juga: Pulihkan Subsektor Perfilman di Indonesia, Ini 3 Langkah yang Dilakukan Sandiaga Uno

Menurut Widyawati, Kemenkes terus meningkatkan literasi digital khususnya informasi kesehatan dengan daerah melalui pemerintah daerah. Puskesmas dinilai menjadi garda terdepan sumber informasi bagi masyarakat. Melalui kader-kader di sejumlah daerah melakukan penyuluhan terkait program kesehatan pemerintah.

Dalam webinar yang sama, Certified Positive Discipline Parent Educator & Positive Parenting Influencer, Damar Wijayanti memiliki cara tersendiri untuk memanfaatkan digitaliasi dalam keluarga di masa pandemi ini. Terlebih seluruh aktivitas khusunya bagi anak dilakukan melalui internet.

Baca juga: Canggih! TV Anywhere PLAYBOX Bisa Diakses 5 Gadget Sekaligus, Ini Caranya!

Damar mengatakan, orang tua dan anak harus memiliki batasan dalam menggunakan internet. Anak harus dilibatkan sejauh mana batasan yang boleh atau tidak selama mengakses internet.

"Batasan yang paling gedenya yang enggak boleh dilanggar itu kita (orang tua) cari. Misalnya untuk anak 3 tahun rekomendasi dari WHO itu screentime berapa lama. Misalnya 2 jam, itu kita perlu tetapkan dulu. Dalam satu hari kamu (anak) boleh 2,5 atau 3 jam. Dua jam sudah digunakan untuk belajar online, setengah jam lagi kamu mau gunakan untuk apa? Sehingga anak merasa dilibatkan dalam keputusan ini," paparnya.

Baca juga: Berbelanja Aman dari Rumah di AladinMall

Sementara, Koordinator Nasional Japelidi, Novi Kurnia mengatakan bahwa ada empat pilar bagi perempuan untuk cakap bermedia digital. Pertama, perempuan harus optimalkan internet untuk diri dan sesama.

Kedua, perempuan mempunyai hak digital setara dengan laki-laki. Ketiga, perempuan sebagai panutan dalam berinternet. Keempat, perempuan jaga aman diri, keluarga dan orang lain.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Tua Sering Bertengkar...
Orang Tua Sering Bertengkar di Rumah? Ini Dampaknya pada Otak Anak!
3 Cara Simpel Membangun...
3 Cara Simpel Membangun Kedekatan Anak dan Orang Tua Lintas Generasi
Pentingnya Gentle Parenting,...
Pentingnya Gentle Parenting, Mengasuh Tanpa Marah dan Teriak
Rayakan Lebaran Bareng,...
Rayakan Lebaran Bareng, Denada Tambunan dan Ressa Rossano Sepakat Berdamai
Pengasuhan Cerdas Soroti...
Pengasuhan Cerdas Soroti Pentingnya Keterlibatan Ayah di Era Parenting Masa Kini
Marshanda Ajarkan Tanggung...
Marshanda Ajarkan Tanggung Jawab pada Sienna: Bebas Pilih Tinggal Sama Ayah atau Ibu
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Didukung Keluarga Rentan,...
Didukung Keluarga Rentan, Program MBG Dinilai Ringankan Beban Ekonomi Orang Tua
Sambut Hari Kartini,...
Sambut Hari Kartini, Rustini Muhaimin Serukan Penguatan Pendidikan Karakter Keluarga
Rekomendasi
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Berita Terkini
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved