Sejarah Warkop DKI, Pertama Kali Tampil di Acara Perpisahan SMP dengan Honor Rp20 Ribu
Jum'at, 24 September 2021 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga : Izin ke Warkop DKI Tak Direspon, Manajemen Warkopi: Enggak Bisa Dibilang Nyelonong
Dibandingkan grup lawak lainnya, Warkop DKI ini memang mempunyai kelebihan yaitu tingkat kesadaran intelektualitas para anggotanya. Karena sebagian besar adalah mahasiswa (yang kemudian beberapa menjadi sarjana), maka mereka sadar betul akan perlunya profesionalitas dan pengembangan diri kelompok mereka.
Munculnya televisi swasta dan menurunnya jumlah produksi film, membuat trio Dono, Kasino, dan Indro pun membuat serial televisi sendiri. Serial ini tetap dipertahankan selama beberapa lama walaupun Kasino tutup usia di tahun 1997. Setelah Dono juga meninggal di tahun 2001, Indro menjadi satu-satunya personel Warkop. Sedangkan Nanu sudah meninggal lebih lama karena sakit liver dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta.
Dibandingkan grup lawak lainnya, Warkop DKI ini memang mempunyai kelebihan yaitu tingkat kesadaran intelektualitas para anggotanya. Karena sebagian besar adalah mahasiswa (yang kemudian beberapa menjadi sarjana), maka mereka sadar betul akan perlunya profesionalitas dan pengembangan diri kelompok mereka.
Munculnya televisi swasta dan menurunnya jumlah produksi film, membuat trio Dono, Kasino, dan Indro pun membuat serial televisi sendiri. Serial ini tetap dipertahankan selama beberapa lama walaupun Kasino tutup usia di tahun 1997. Setelah Dono juga meninggal di tahun 2001, Indro menjadi satu-satunya personel Warkop. Sedangkan Nanu sudah meninggal lebih lama karena sakit liver dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta.
(wur)
Lihat Juga :