Hampir 100 Persen Penyandang Disabilitas di Jawa-Bali Sudah Divaksin Dosis Pertama

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 12:49 WIB
loading...
Hampir 100 Persen Penyandang...
Menurut Staf Khusus Presiden RI Bidang Sosial, Angkie Yudistia, penyandang disabilitas di Jawa-Bali sudah hampir 100 persen menerima vaksin dosis pertama. / Foto: ilustrasi/dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penyandang disabilitas mendapatkan hak yang sama terkait vaksinasi Covid-19 . Bahkan, menurut Staf Khusus Presiden RI Bidang Sosial, Angkie Yudistia, penyandang disabilitas di Jawa-Bali sudah hampir 100 persen menerima vaksin dosis pertama.

"Per 29 September 2021, cakupan vaksinasi dosis pertama bagi penyandang disabilitas di 6 provinsi Jawa-Bali telah mencapai 99,8%. Keenam wilayah tersebut di antaranya Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali," kata Angkie, dikutip dari laporan Sehatnegeriku Kemenkes, Jumat (1/10/2021).

Laporan tersebut, sambung Angkie, disampaikan kepada Menkes, lalu selanjutnya akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. "Bahwa vaksinasi dosis pertama bagi penyandang disabilitas berhasil dan kini menjalani dosis kedua," sambungnya.

Angkie menerangkan bahwa vaksin yang dipakai untuk penyandang disabilitas menggunakan vaksin jenis Sinopharm yang merupakan hibah dari Raja Uni Emirat Arab sebanyak 450 ribu dosis, yang diberikan kepada 225 ribu sasaran di 6 provinsi tersebut.

Baca juga: Spesialis Bedah Syaraf Ungkap Tukul Arwana Kena Stroke

"Capaian ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, baik pusat maupun daerah, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Pemerintah Daerah," jelasnya.

Menkes Budi pun mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Angkie dan timnya untuk memperjuangkan hak vaksinasi kepada para penyandang disabilitas. Menurutnya, ini adalah upaya yang patut dicontoh oleh pihak lain.

"Terima kasih Mbak Angkie dan teman-teman yang bekerja dengan sepenuh hati melakukan vaksinasi kepada penyandang disabilitas," kata Menkes Budi.

"Apa yang kalian kerjakan adalah pengejawantahan dari gerakan vaksinasi nasional yang inklusif, yakni membutuhkan kerja bersama dari seluruh elemen masyarakat, bergotong royong mempercepat vaksinasi nasional, khususnya untuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas," tambahnya.

Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan No. HK.02.01/MENKES/598/2021 Tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Bagi Masyarakat Lanjut Usia, Penyandang Disabilitas, Serta Pendidik, dan Tenaga Pendidikan.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Ini Bahaya Minum Air Putih Berlebih

Di samping mendorong daerah dan stakeholder terkait untuk memprioritaskan vaksinasi bagi kelompok rentan, dalam ketentuan tersebut Kementerian Kesehatan berupaya mempermudah akses vaksinasi penyandang disabilitas yang mana mereka dapat dilayani di seluruh fasilitas kesehatan atau sentra vaksinasi manapun dan tidak terbatas pada alamat domisili KTP.

Oleh karenanya, Kemenkes berharap gerakan baik ini bisa terus digencarkan dan diperluas, tidak hanya kepada kelompok penyandang disabilitas, namun juga kelompok masyarakat rentan lainnya yang mungkin sulit mendapatkan vaksin karena kendala geografis.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Suti Karno Dirikan Yayasan...
Suti Karno Dirikan Yayasan Disabilitas, Latih Anak Difabel Nyanyi hingga Akting
Kolaborasi Seni dan...
Kolaborasi Seni dan Teknologi, Anak Disabilitas Bali Belajar Tari Tanpa Batas
Archipelago Perkuat...
Archipelago Perkuat Komitmen Sebagai Tempat Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Klinik di Taiwan Kebanjiran...
Klinik di Taiwan Kebanjiran Permintaan Vaksinasi Flu usai Barbie Hsu Meninggal
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Pemberdayaan Inklusif...
Pemberdayaan Inklusif Jadi Kunci, Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Siap Kerja
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Rekomendasi
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Berita Terkini
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Bukan Cuma Jago Nyanyi,...
Bukan Cuma Jago Nyanyi, Meidra Idol Ternyata Pernah Terjun ke Dunia Kapal Tanker
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya, Nuca Adakan 'LAGI Sama Nuca
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved