Obat Termahal di Dunia, Ada yang Rp30 Miliar Sekali Suntik!

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 08:43 WIB
loading...
A A A
Obat ini dipakai untuk orang dewasa dan anak-anak dengan masalah distrofi retina tertentu (mutasi pada gen RPE65). Obat dengan kandungan Voretigene neparvovec tersebut diberikan dengan cara disuntikan ke intraokular setelah beberapa hari persiapan dilakukan.

Pemberian obat hanya bisa di rumah sakit yang sangat terkendali oleh ahli bedah mata yang berpengalaman. Sekali suntikan dari obat produksi Novartis, Swiss ini Anda mesti mengeluarkan duit sebanyak USD850.000 atau sekitar Rp12,1 miliar.

4. Ravicti

Obat ini digunakan untuk mengobati pasien dengan gangguan siklus urea (UCD). Pasien tidak hanya harus tahu persis berapa dosis yang dipakai dan mesti menjalani diet ketat selama terapi dilakukan.

Ravicti yang mengandung zat aktif Gliserol Fenil Butirat itu hadir di pasar berupa obat oral dalam botol 25mL dengan harga per botol USD5.016 atau sekitar Rp71,5 juta.

Luas tubuh dan usia pasien sangat memengaruhi dosis penggunaan obat. Jika diakumulasi per tahun, pengeluaran untuk obat ini bisa mencapai USD794.000 atau sekitar Rp11,3 miliar. Produsen obat ini berbasis di Jerman Horizon Pharma GmbH.

5. Carbaglu

Carbaglu digunakan untuk pengobatan pasien dengan peningkatan kadar amonia dalam darah. Masalah ini menyebabkan gangguan langka, sehingga jumlah pasien yang diindikasi perawatan jenis ini sangat kecil. Dosis yang diberikan berkisar 100mg hingga 250mg per kilogram massa tubuh, diberikan setiap hari.

Harga untuk obat yang mengandung Asam Karglumat ini per 5 tablet, yang masing-masing mengandung 200mg zat aktif, adalah sekitar USD1.040 USD atau setara dengan Rp14,8 juta. Pemberian obat tergantung keparahan pasien.

Biaya tahunan penggunaan obat ini mencapai USD790.000 atau berkisar Rp11,3 jutaan. Pabrikan obat ini adalah Recordati, yang berlokasi di Italia.

6. Soliris

Obat yang diproduksi di Alexion Pharmaceuticals Inc. Amerika Serikat ini adalah obat yang digunakan untuk pengobatan sekelompok penyakit langka yang memengaruhi sel darah merah. Obat ini dikemas dalam botol yang disuntikkan ke infus intravena.

Dosis pemberian dipengaruhi oleh tahap pengobatan si pasien, pengobatan awal atau 'maintenance', atau juga berat tubuh pasien, sehingga dapat diberikan kapan saja, bisa sekali seminggu atau sekali per tiga minggu. Harga per botol obat ini adalah USD6.830 atau setara dengan Rp97,4 juta, dengan total biaya per tahun mencapai USD700.000 atau nyaris Rp10 miliar.

7. Brineura
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Transformasi OMAI DLBS...
Transformasi OMAI DLBS dari Bahan Alam ke Obat Modern
Tak Berizin, Inhaler...
Tak Berizin, Inhaler Hong Thai yang Diklaim Herbal Diblacklist BPOM
Jangan Asal Minum Obat,...
Jangan Asal Minum Obat, Ini Efek Samping Antidepresan bagi Kesehatan Mental
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Tokopedia Integrasikan...
Tokopedia Integrasikan Layanan Konsultasi Dokter hingga Tebus Obat Daring
ResepGerak.ID Diluncurkan,...
ResepGerak.ID Diluncurkan, Platform Resep Latihan Berbasis Bukti Ilmiah Pertama di Indonesia
Rekomendasi
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Berita Terkini
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Kenny Austin Nikmati...
Kenny Austin Nikmati Peran Dokter Bagas di Tobat Jatuh Cinta, Akui Betah Main Komedi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved