Sinopsis Film Horor Thailand Alone, Teror Hantu Kembar Siam yang Sempat Terlibat Cinta Segitiga
Minggu, 03 Oktober 2021 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Suatu hari keduanya bertemu dengan seorang pria bernama Vee yang juga dirawat di rumah sakit karena penyakit diabetes.
Vee dan Pim ternyata saling menyukai. Lebih rumitnya, Ploy pun juga menyukai Vee. Cinta segitiga pun tumbuh di antara mereka.
Lambat laun Ploy menyadari bahwa Vee menyukai Pim, bukan dirinya. Hal ini terlihat dari sikap Vee terhadap Pim yang begitu manis dan perhatian seperti saat Vee memberikan Pim sebuah kalung.
Baca Juga: Sinopsis Film-Film Terbaru Nomine Festival Cannes dan TIFF yang Tayang di KlikFilm
Vee harus meninggalkan rumah sakit karena sesi pengobatan sudah selesai. Saat ingin pamitan, Vee memanggil Pim dari jendela. Ploy yang tidak senang dengan cinta antara Pim dan Vee pun tidak mengizinkan Pim untuk bergerak dari tempat tidur.
Vee menitipkan sebuah lukisan untuk Pim lewat seorang perawat. Lukisan tersebut bergambar sosok Pim sedang duduk dan tanpa ada Ploy di sampingnya. Ploy yang sakit hati pun merobek lukisan tersebut hingga pertengkaran keduanya pun pecah.
Pim pun ingin menjalani operasi pemisahan tubuh. Sayangnya, kondisi Ploy yang lemah membuatnya harus kehilangan nyawa.
Vee dan Pim ternyata saling menyukai. Lebih rumitnya, Ploy pun juga menyukai Vee. Cinta segitiga pun tumbuh di antara mereka.
Lambat laun Ploy menyadari bahwa Vee menyukai Pim, bukan dirinya. Hal ini terlihat dari sikap Vee terhadap Pim yang begitu manis dan perhatian seperti saat Vee memberikan Pim sebuah kalung.
Baca Juga: Sinopsis Film-Film Terbaru Nomine Festival Cannes dan TIFF yang Tayang di KlikFilm
Vee harus meninggalkan rumah sakit karena sesi pengobatan sudah selesai. Saat ingin pamitan, Vee memanggil Pim dari jendela. Ploy yang tidak senang dengan cinta antara Pim dan Vee pun tidak mengizinkan Pim untuk bergerak dari tempat tidur.
Vee menitipkan sebuah lukisan untuk Pim lewat seorang perawat. Lukisan tersebut bergambar sosok Pim sedang duduk dan tanpa ada Ploy di sampingnya. Ploy yang sakit hati pun merobek lukisan tersebut hingga pertengkaran keduanya pun pecah.
Pim pun ingin menjalani operasi pemisahan tubuh. Sayangnya, kondisi Ploy yang lemah membuatnya harus kehilangan nyawa.
Lihat Juga :