Sinopsis Film Horor Thailand Alone, Teror Hantu Kembar Siam yang Sempat Terlibat Cinta Segitiga
Minggu, 03 Oktober 2021 - 19:15 WIB
loading...
Sinopsis Film Horor Thailand Alone, Teror Hantu Kembar Siam yang Sempat Terlibat Cinta Segitiga. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Terlahir dengan kondisi kembar siam tidaklah mudah untuk dijalani. Meskipun kondisi ini menjadikan dua saudara kembar mau tidak mau harus saling kompak, namun ketika mencintai orang yang sama, kondisi ini mungkin akan terasa lebih sulit.
Begitulah kisah yang ada dalam film horor Thailand berjudul Alone (2007). Kisah cinta segitiga membuat hidup mereka berakhir dengan masalah.
Sinopsis
Pim dan Ploy terlahir dengan kondisi dempet di bagian perut. Ploy digambarkan sebagai sosok yang memiliki kesehatan lebih lemah dibandingkan dengan Pim. Ploy harus mengonsumsi obat-obatan dan memakai kacamata.
Meski begitu, Pim sangat menyayangi Ploy. Di satu sisi walaupun Ploy terbilang lemah dari segi kesehatan, namun ia punya sifat lebih berani daripada Pim.
Baca Juga: Sinopsis Film Sepeda Presiden: Kisah Binar Influencer Jenuh dan Anak Papua yang Ingin Bertemu Presiden
Saudara kembar siam ini pun beranjak remaja. Kondisi kesehatan Ploy masih tetap lemah seperti dulu. Oleh sebab itulah Ploy harus dirawat di rumah sakit. Pim yang sehat pun harus ikut dirawat karena fisik mereka menyatu.
Begitulah kisah yang ada dalam film horor Thailand berjudul Alone (2007). Kisah cinta segitiga membuat hidup mereka berakhir dengan masalah.
Sinopsis
Pim dan Ploy terlahir dengan kondisi dempet di bagian perut. Ploy digambarkan sebagai sosok yang memiliki kesehatan lebih lemah dibandingkan dengan Pim. Ploy harus mengonsumsi obat-obatan dan memakai kacamata.
Meski begitu, Pim sangat menyayangi Ploy. Di satu sisi walaupun Ploy terbilang lemah dari segi kesehatan, namun ia punya sifat lebih berani daripada Pim.
Baca Juga: Sinopsis Film Sepeda Presiden: Kisah Binar Influencer Jenuh dan Anak Papua yang Ingin Bertemu Presiden
Saudara kembar siam ini pun beranjak remaja. Kondisi kesehatan Ploy masih tetap lemah seperti dulu. Oleh sebab itulah Ploy harus dirawat di rumah sakit. Pim yang sehat pun harus ikut dirawat karena fisik mereka menyatu.
Lihat Juga :