Peduli Masa Depan Bangsa, Ray Wagiu Dukung Hak Laktasi Ibu di Tempat Kerja
Selasa, 05 Oktober 2021 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
Lulus Dokter Umum pada 2003, Ray mengawali karier di bidang industri nutrisi sebagai medical trainer di salah satu perusahaan farmasi di Indonesia. Kemudian, pada 2005 bergabung dengan Nutricia sebagai Medical Training & Medical Affairs Manager hingga menjadi National Medical Affairs Head.
Setelah tujuh tahun berjalan, pria kelahiran Manado 7 Juli 1977 itu dipercaya menjadi VP/Head of Medical Nutrition di PT Nestle Indonesia sekaligus menjadi Country Coordinator Nestle Nutrition Institute di Indonesia.
Meski sibuk, Ray masih menyempatkan diri memperdalam ilmu kedokteran dengan melanjutkan S2 di bidang Kedokteran Kerja di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada 2010. Hingga akhirnya dia lulus dengan gelar Magister Kedokteran Kerja lewat tesis di bidang laktasi dan pemberian nutrisi serta menyusui pada populasi ibu pekerja.
"Selama proses merancang tesis membuat saya semakin tertarik dengan bidang kesehatan pekerja perempuan terutama laktasi dan nutrisi. Saya melihat kondisi ibu pekerja terutama buruh pabrik yang sangat sulit melaksanakan peran laktasi dan menyusui akibat kurangnya dukungan promosi laktasi di tempat kerja," bebernya.
Hal itu pula yang mendorong Dr Ray untuk melanjutkan kembali pendidikannya hingga ke program doktor atau S3. Dia mengambil disertasi berjudul Formulasi Model Promosi Laktasi di Tempat Kerja di Indonesia, dan mendapatkan gelar Doktor di Bidang Ilmu Kedokteran dari FKUI pada 2019.
Baca juga: Diabetes Tipe 2, Jus Delima Turunkan Gula Darah Tinggi dalam 15 Menit
Setelah tujuh tahun berjalan, pria kelahiran Manado 7 Juli 1977 itu dipercaya menjadi VP/Head of Medical Nutrition di PT Nestle Indonesia sekaligus menjadi Country Coordinator Nestle Nutrition Institute di Indonesia.
Meski sibuk, Ray masih menyempatkan diri memperdalam ilmu kedokteran dengan melanjutkan S2 di bidang Kedokteran Kerja di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada 2010. Hingga akhirnya dia lulus dengan gelar Magister Kedokteran Kerja lewat tesis di bidang laktasi dan pemberian nutrisi serta menyusui pada populasi ibu pekerja.
"Selama proses merancang tesis membuat saya semakin tertarik dengan bidang kesehatan pekerja perempuan terutama laktasi dan nutrisi. Saya melihat kondisi ibu pekerja terutama buruh pabrik yang sangat sulit melaksanakan peran laktasi dan menyusui akibat kurangnya dukungan promosi laktasi di tempat kerja," bebernya.
Hal itu pula yang mendorong Dr Ray untuk melanjutkan kembali pendidikannya hingga ke program doktor atau S3. Dia mengambil disertasi berjudul Formulasi Model Promosi Laktasi di Tempat Kerja di Indonesia, dan mendapatkan gelar Doktor di Bidang Ilmu Kedokteran dari FKUI pada 2019.
Baca juga: Diabetes Tipe 2, Jus Delima Turunkan Gula Darah Tinggi dalam 15 Menit
Lihat Juga :