Nyeri Sendi Datang Pasca Terpapar Covid-19? Atasi dengan IMO-100 Joint Care dari eMSHOP
Kamis, 07 Oktober 2021 - 17:19 WIB
loading...
IMO-100 mengatasi rasa neyri sendi pasca terpapar Covid-19. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Tren penurunan jumlah kasus positif terus berlanjut. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi menyatakan, penurunan kasus positif itu mencapai 40%."Tren positif penurunan kasus Covid-19 dan juga angka kematian terus berlanjut. Tentunya ini menjadi berita yang baik untuk kita semua. Secara nasional terjadi penurunan kasus mingguan sebanyak 40% dan penurunan angka kematian sebesar 48% jika dibandingkan minggu sebelumnya," ucap Nadia (Okezone, Rabu, 22/9/2021).
Tren penurunan kasus Covid-19 merupakan kabar baik. Namun bagi mereka yang sembuh dari Covid-19 biasanya merasakan gejala nyeri sendi. Kondisi ini bahkan berlangsung cukup lama, yakni lebih dari satu bulan.
"Pada pasien covid-19, kebanyakan obat untuk mengobati rheumatoid arthritis digunakan, sehingga banyak orang, termasuk para klinisi, menganggap pasien sembuh covid-19 aman dari radang sendi . Tetapi, kami melihat banyak pasien yang mulai menderita radang sendi selama fase usai covid-19," ucap pakar reumatologi asal India dr Parikshit Sagdeo seperti dilansir laman Times of India, Okezone, Rabu (4/8/2021).
Baca Juga : BPOM Bocorkan Calon Vaksin Covid-19 yang Aman Bagi Anak
Gejala nyeri sendi bahkan bisa terjadi ketika sudah tak ada infeksi Covid-19 di dalam tubuh. Dokter Parikshit mengatakan, bukan karena obat covid-19 tetapi perubahan kekebalan tubuh akibat penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2, itulah penyebab arthritis.Konsultan reumatologi asal India dr Saurabh Chahande menjelaskan, virus SARS-CoV-2 menyebabkan gangguan rematik pada banyak pasien, sehingga kemungkinan peningkatan rheumatoid arthritis pasca covid-19 tidak boleh dihiraukan.
Tren penurunan kasus Covid-19 merupakan kabar baik. Namun bagi mereka yang sembuh dari Covid-19 biasanya merasakan gejala nyeri sendi. Kondisi ini bahkan berlangsung cukup lama, yakni lebih dari satu bulan.
"Pada pasien covid-19, kebanyakan obat untuk mengobati rheumatoid arthritis digunakan, sehingga banyak orang, termasuk para klinisi, menganggap pasien sembuh covid-19 aman dari radang sendi . Tetapi, kami melihat banyak pasien yang mulai menderita radang sendi selama fase usai covid-19," ucap pakar reumatologi asal India dr Parikshit Sagdeo seperti dilansir laman Times of India, Okezone, Rabu (4/8/2021).
Baca Juga : BPOM Bocorkan Calon Vaksin Covid-19 yang Aman Bagi Anak
Gejala nyeri sendi bahkan bisa terjadi ketika sudah tak ada infeksi Covid-19 di dalam tubuh. Dokter Parikshit mengatakan, bukan karena obat covid-19 tetapi perubahan kekebalan tubuh akibat penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2, itulah penyebab arthritis.Konsultan reumatologi asal India dr Saurabh Chahande menjelaskan, virus SARS-CoV-2 menyebabkan gangguan rematik pada banyak pasien, sehingga kemungkinan peningkatan rheumatoid arthritis pasca covid-19 tidak boleh dihiraukan.
Lihat Juga :