Kolaboraksi, Kemenparekraf Wujudkan Toilet Kualitas Bintang 5 di Pantai Kuta

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 18:52 WIB
Kolaboraksi, Kemenparekraf Wujudkan Toilet Kualitas Bintang 5 di Pantai Kuta
Pelatihan pengelolaan toilet di destinasi sudah masuk dalam menu DAK nonfisik pariwisata, sehingga diharapkan toilet yang ada tak lagi terkesan kumuh dan kotor. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Menghadirkan pilot project revitalisasi toilet di Pantai Kuta, Bali, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi melakukan aksi (kolaboraksi) dengan Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) dan industri sanitasi.

Kolaboraksi tersebut secara resmi diserahterimakan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, yang diwakili Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Badung di Pantai Kuta , Kamis (14/10/2021). Kegiatan itu dilakukan bertepatan dengan dibukanya Bali untuk wisatawan mancanegara.

Hadir dalam peresmian perwakilan dari Kantor Staf Presiden (KSP), Albertien Enang Pirade (Tenaga Ahli Utama Bidang Pariwisata dan Investasi); Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali; Pengelola Pantai Kuta; Bendesa Adat Kuta serta perwakilan industri yang mendukung kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Vinsensius Jemadu menyampaikan jika saat ini ranking TTCI Indonesia berada di urutan 102 dari 140 negara dalam aspek health and hygiene. Oleh karenanya, program revitalisasi toilet di destinasi sangat tepat.



Baca juga: Atta Halilintar Menaruh Harapan yang Besar pada Calon Buah Hatinya

Mulai tahun ini, pelatihan pengelolaan toilet di destinasi sudah masuk dalam menu DAK nonfisik pariwisata, sehingga diharapkan toilet yang ada di destinasi tidak lagi terkesan kumuh dan kotor. Hal ini merupakan bagian dari adaptasi terhadap perubahan dalam tatanan era new normal dan kolaboraksi dengan Asosiasi Toilet Indonesia dan Industri.

"Harapan kami, apa yang sudah kita bangun dan kolaboraksi akan terus berkelanjutan dan pihak industri serta Pemda dapat bekerjasama untuk mewujudkan toilet bersih kualitas hotel bintang lima di destinasi. Tahun 2022 program revitalisasi toilet akan kita lanjutkan di Kuta Bali sebagai percontohan untuk daerah lainnya," tutur Vinsen dalam keterangan persnya, Jumat (15/10/2021).

Pernyataan tersebut diperkuat Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan. Menurutnya, yang Kemenparekraf lakukan merupakan implementasi dari strateginya. Yakni, inovasi menggerakkan kembali kebersihan toilet dengan cara baru berstandar dan pelatihan bagi pengelolaannya.

"Kebersihan toilet menjadi tolok ukur bagaimana kenyamanan di suatu destinasi akan tercipta. Untuk itu, kebersihan toilet harus diperhatikan dengan baik," kata dia.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1260 seconds (10.55#12.26)