alexametrics

Yuk, Perbanyak Konsumsi Protein Hewani untuk Tingkatkan Imunitas

loading...
Yuk, Perbanyak Konsumsi Protein Hewani untuk Tingkatkan Imunitas
Sumber protein hewani bisa ditemui dari berbagai sumber misalnya susu, daging, ikan, dan telur. Foto Ilustrasi/NDTV Food
A+ A-
JAKARTA - Daya tahan tubuh adalah salah satu kunci pencegahan virus corona yang menyerang sistem pernapasan manusia. Namun, dalam mempersiapkan sistem kekebalan tubuh untuk menghadapi pandemi ini, minum vitamin dan suplemen saja tidaklah cukup.

Faktanya, pola makan yang sehat dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dikatakan Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan (PKGK) FKM Universitas Indonesia Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc, Ph.D, demi menjaga kondisi tubuh tetap optimal maka dibutuhkan imunitas yang tangguh untuk dapat mendukung tubuh beradaptasi dengan berbagai macam virus dan penyakit.

Protein hewani dengan kandungan asam amino esensial memiliki bermacam fungsi, salah satunya memperbaiki sel yang rusak serta menjaga imunitas. (Baca Juga: Minum Air Putih Bisa Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh?)



"Sumber protein hewani bisa ditemui dari berbagai sumber misalnya susu, daging, dan telur,” sebut Ahmad.

Daging sapi dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem imun, sehingga tidak mudah terserang penyakit di saat pandemi seperti sekarang.

"Saat ini kita dihadapkan pada pandemi COVID-19 yang mengharuskan untuk tetap menjaga imunitas. Kami berharap di era new normal masyarakat tambah peduli dengan ketahanan imunitas tubuh. Dan, kami berharap pandemi ini dapat dilalui bersama," timpal Anjani Miranti, Marketing PT Great Giant Livestock.

Protein hewani yang terkandung dalam daging sapi sangat bermanfaat untuk memperbaiki sel tubuh yang rusak hingga meningkatkan fungsi otak. Sedangkan zat besi berfungsi sebagai pengikat oksigen dalam tubuh, membantu proses metabolisme, dan menjaga suhu tubuh agar tetap stabil. Selain itu, gizi dan nutrisi dalam daging sapi sangat baik untuk semua orang, terutama yang aktif berkegiatan.

Sayang, berdasarkan data Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) yang dirilis pada 2018, konsumsi daging masyarakat Indonesia di sepanjang 2017 baru mencapai rata-rata 1,8 kg untuk daging sapi. Rata-rata tingkat konsumsi daging di Indonesia juga masih jauh di bawah rata-rata tingkat konsumsi dunia yang mencapai 6,4 kg daging sapi.

Sementara itu, susu diketahui memiliki nutrisi lengkap dan asupan penting guna menunjang kesehatan serta stamina di kondisi kritis seperti saat ini.

Salah satu produk PT Great Giant Livestock di bawah naungan Great Giant Food adalah susu segar Hometown Dairy. Susu segar Hometown 100% susu murni tanpa tambahan apapun seperti air, gula, pemanis, pengawet, dan lain-lain. (Baca Juga: Hasil Studi Tegaskan Jaga Jarak dan Pakai Masker Kurangi Risiko COVID-19)

Susu segar dipasteurisasi dengan temperatur serta waktu kontak yang lebih rendah dari metode UHT (Ultra High Temperature) dan menjadikan kualitas gizinya lebih terjaga. Susu segar ini dapat bertahan sampai tiga hari setelah botol dibuka. Karakteristik susu jenis cenderung lebih sensitif karena minim proses pemanasan dan pengawetan. Kandungan yang dimiliki lebih alami dan tetap menjaga bakteri baik.

Kandungan vitamin E dan zat besi dalam susu murni juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, susu juga mengandung vitamin A, asam linoleat dan omega 3 yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi berbagai penyakit, peradangan, serta alergi. Sementara kandungan magnesium yang ada dalam susu murni bisa membuat jantung dan beberapa sistem saraf bekerja dengan baik.
(tsa)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak