Baim Wong Tetap Bersyukur Subscriber YouTube Turun, Gara-Gara Kasus Kakek Suhud

Senin, 18 Oktober 2021 - 16:25 WIB
Baim Wong Tetap Bersyukur Subscriber YouTube Turun, Gara-Gara Kasus Kakek Suhud
Baim Wong Tetap Bersyukur Subscriber YouTube Turun, Gara-Gara Kasus Kakek Suhud. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Baim Wong buka suara menanggapi subscriber di kanal Youtubenya mengalami penurunan setelah tersandung kasus Kakek Suhud. Lantas, suami Paula Verhoeven itu tampak santai menanggapi hal tersebut dan tetap mensyukuri apapun yang terjadi.

"Alhamdulillah juga apapun itu kejadiannya, mau itu menurut orang nggak bagus, saya bilang ya Alhamdulillah. Ya seperti subcriber turun aja saya bilang alhamdulillah, saya dititipinnya 19 juta cuma turun 200," ujar Baim Wong dikutip dari sebuah akun gosip, @lambegosiip, Senin (18/10/2921).

"Jadi selalu positif, mind (berpikir) nya itu harus ada ya, saya tuh selalu belajar seperti itu. setelah berpikiran seperti itu kepala enteng dan ringan," tambahnya.

Sementara, penurunan subscriber pada kanalnya itu terjadi diduga setelah viralnya video Baim Wong yang menegur dan tak memberi bantuan kepada seorang kakek yang diketahui bernama kakek Suhud.



Baca Juga: Baim Wong Ungkap Alasan Datangi Rumah Kakek Suhud Tanpa Wartawan

Lantas, bapak dua anak itu pun mengaku mendapat pelajaran dari segala hal yang terjadi kepada dirinya, termasuk pula kejadian nya dengan kakek Suhud yang kini sudah diakhiri dengan saling memaafkan satu sama lain.

"Belajar sih karena ya menyenangkannya sudah berkali-kali ya seperti ini, dan terkadang juga masalahnya nggak tau dari mana, ada aja. Dari yang dulu, yang sekarang, apapun itu lah, mau postingan, kadang saya nggak tau masalahnya tuh apasi," ujarnya.

"Tapi pas pak Suhud kan kita intopeksi ya, bener nggak sih gue bener, kalau salah apa. Dan kalau pas salah, ya saya kesana," tambahnya.

Kendati demikian, Baim Wong yang sempat dihujat netizen di media sosial atas perlakuannya itu pun menyampaikan pesan kepada netizen.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1756 seconds (10.55#12.26)