Pemberlakuan PPKM Pengaruhi Pola Pembelian Makanan Masyarakat
Selasa, 19 Oktober 2021 - 00:43 WIB
loading...
A
A
A
Analisis dari penelitian ini menunjukkan dengan tingkat penghasilan yang rendah dan menengah, maka pekerja akan memilih makanan dengan harga yang terjangkau. Ditambah pertimbangan jarak pengantaran dengan implikasinya terhadap biaya antar tanpa melihat apakah makanan memiliki kandungan gizi baik atau tidak.
"Temuan penelitian ini tentunya dapat dilihat sebagai insight bagi industri tapi juga penting bagi pemerintah dan para stakeholder kesehatan, untuk melakukan intervensi spesifik agar perubahan perilaku belanja makanan secara online ini juga tidak memberi efek yang tidak baik untuk kesehatan mental dan status gizi masyarakat," beber Dr. Ray Basrowi yang sering memberi edukasi melalui Instagram @ray.w.basrowi.
Baca juga: Daftar Negara yang Gratiskan Tes PCR
Hasil penelitian yang dilakukan Dr. Ray dapat menjadi masukan buat para penyedia aplikasi online untuk memberikan fitur baru berupa rekomendasi makanan sehat yang ada di sekitar calon pembeli. Adanya tampilan menu pilihan sehat dengan harga terjangkau, akan membantu masyarakat mendapatkan asupan informasi gizi secara merata.
"Terdapat dua intervensi yang dapat dilakukan sebagai kontrol perilaku. Pertama, perlu adanya mitigasi melalui program kesehatan mental terkait perilaku kuliner secara online. Dan yang kedua, diperlukan adanya intervensi informasi gizi pada aplikasi online yang dikaitkan dengan informasi kesehatan mental seperti pengaruh makanan terhadap kestabilan hormon," terang Dr. Ray.
"Temuan penelitian ini tentunya dapat dilihat sebagai insight bagi industri tapi juga penting bagi pemerintah dan para stakeholder kesehatan, untuk melakukan intervensi spesifik agar perubahan perilaku belanja makanan secara online ini juga tidak memberi efek yang tidak baik untuk kesehatan mental dan status gizi masyarakat," beber Dr. Ray Basrowi yang sering memberi edukasi melalui Instagram @ray.w.basrowi.
Baca juga: Daftar Negara yang Gratiskan Tes PCR
Hasil penelitian yang dilakukan Dr. Ray dapat menjadi masukan buat para penyedia aplikasi online untuk memberikan fitur baru berupa rekomendasi makanan sehat yang ada di sekitar calon pembeli. Adanya tampilan menu pilihan sehat dengan harga terjangkau, akan membantu masyarakat mendapatkan asupan informasi gizi secara merata.
"Terdapat dua intervensi yang dapat dilakukan sebagai kontrol perilaku. Pertama, perlu adanya mitigasi melalui program kesehatan mental terkait perilaku kuliner secara online. Dan yang kedua, diperlukan adanya intervensi informasi gizi pada aplikasi online yang dikaitkan dengan informasi kesehatan mental seperti pengaruh makanan terhadap kestabilan hormon," terang Dr. Ray.
(nug)
Lihat Juga :