Jadi Pusat Metabolisme Tubuh, Jaga Selalu Kesehatan Liver Anda

Sabtu, 13 November 2021 - 19:33 WIB
loading...
Jadi Pusat Metabolisme...
Seringkali orang menyepelekan kondisi liver mereka dan merasa organ penting itu baik-baik saja. / Foto: ilustrasi/ist
A A A
JAKARTA - Penting bagi kita untuk menjaga kesehatan organ liver atau hati, karena liver merupakan pusat metabolisme tubuh dan organ yang krusial.

Namun, seringkali orang menyepelekan kondisi liver mereka dan merasa organ penting itu baik-baik saja. Mengapa demikian, karena gejalanya baru terasa setelah liver mengalami kerusakan hingga 80 persen, sehingga fungsinya menurun secara drastis dan perlu transplantasi hati jika terjadi gagal hati dan kerusakan secara permanen.

Dapat dibayangkan bagaimana fatalnya jika kita terlambat menjaga dan mencegahnya.

Baca juga: 5 Film Dewasa Korea, Banyak Adegan Ranjang dan Romantis

Banyak orang tidak merasakan gejala pada tahap awal, namun ketika kondisi mulai parah Anda bisa mengenalinya melalui tanda-tanda seperti mudah lelah, lesu, perut membengkak, mudah memar dan berdarah, kulit mengalami gatal, kadang-kadang kulit dan mata menguning.

Apabila beberapa tanda tersebut telah Anda kenali, segeralah menjumpai dokter untuk berkonsultasi, terlebih jika termasuk dalam golongan berisiko tinggi seperti memiliki riwayat hepatitis B, kecanduan alkohol, menderita diabetes tipe 2, atau obesitas.

Kendati demikian, kita memiliki banyak kesempatan untuk merawat liver kita agar tetap terjaga. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi zat aktif yang ada di dalam temulawak yaitu curcumin.

"Curcumin adalah salah satu bahan aktif dalam temulawak, yang memiliki banyak manfaat yang sudah teruji klinis dan terbukti dalam sejumlah penelitian dan jurnal ilmiah, yang utama untuk liver, menurunkan kadar lemak darah, antiinflamasi, antikanker, dan kandungan antioksidannya jauh lebih tinggi dibanding vit. C dan vit. E," ujar Drs. Bambang Rijanto, Apt., Quality Manager PT Helmigs Prima Sejahtera Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/11/2021).

"Selain itu, sebagian besar yang mengonsumsi rutin Curcumin, SGOT dan SGPT-nya hasilnya baik, bahkan dalam beberapa kasus penyakit berat seperti kanker, Curcumin ini berperan besar dalam proses menekan perkembangan sel kanker dan menjaga kondisi tetap fit setelah kemoterapi, sehingga tingkat kesembuhan tinggi," jelasnya.

Selain itu curcumin juga bisa mencegah sembelit, sebagai anti-aging, membantu meringankan efek samping setelah kemoterapi, hepatitis, membantu mencegah badai sitokin termasuk mengatasi dan menyembuhkan gejala Covid-19, bahkan antidiabetes.

Manfaat curcumin sangat luar biasa, itulah mengapa zaman nenek moyang, hampir setiap gejala sakit diberi temulawak, alasannya di dalam temulawak itu ada kandungan paling berkhasiat.

Sayangnya, kandungan aktif yakni curcumin tidak bisa diperoleh secara maksimal/optimal dengan cara tradisional. "Curcumin dari temulawak ini tidak bisa hanya diambil secara tradisional dengan cara direbus atau diparut. Hanya bisa melalui proses ekstraksi dengan teknologi khusus untuk mendapatkan curcumin yang ada di dalam temulawak," kata Bambang.

"Jadi kalau kita hanya merebus, kadar curcuminnya kecil sekali karena sifat curcumin yang tidak larut air. Berbeda dengan kandungan Curcumin di dalam Helmig's tablet yang sudah melalui proses ekstraksi secara modern dan teknologi khusus, sehingga setiap tablet yang dikonsumsi sudah teruji dan terukur jumlah curcuminnya, sehingga bisa dikatakan kita salah satu di Indonesia yang memiliki produk herbal curcumin yang teruji, terukur dan terstandarisasi," bebernya.

Baca juga: 7 Jajanan Pasar yang Dibungkus Daun Pisang, Sudah Coba?

Sementara itu, penyebab kerusakan hati yakni pola hidup kurang sehat seperti kurang istirahat, merokok, mengonsumsi alkohol, terekspos polusi, makan makanan kurang sehat, sering mengonsumsi obat-obatan --hampir semua obat-obatan dimetabolisme di liver-.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved