Yayasan Erick Thohir Sulap Tanah Kosong Jadi Taman Bermain Anak
Senin, 15 November 2021 - 18:12 WIB
loading...
Peresmian taman bermain yang dibangun oleh Yayasan Erick Thohir di Teluk Betung Timur, Bandar Lampung. Foto/Dok Yayasan Erick Thohir
A
A
A
BANDAR LAMPUNG - Balai warga induk Teluk Ratal, Kelurahan Kota Karang Raya, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung mendadak ramai. Fasilitas umum (Fasum) yang menerima bantuan program social healing dari Yayasan Erick Thohir dipenuhi orang tua dan anak-anak yang ingin melihat pertunjukan sulap.
Ketua RT, Lukman Hakim (68) mengaku senang dengan suasana sore hari yang terjadi di balai warga Induk di wilayahnya tersebut. Apalagi, ketika bangunan berukuran 4 meter x 6 meter itu kini dalam kondisi layak dan nyaman, khususnya untuk anak-anak bermain.
"Senang kalau melihat keramaian, balai warga ini menjadi pusat bermain bagi anak-anak kami di sini, bahkan bisa dikatakan sebagai pos serba guna,"kata Lukman.
Dikatakan dia, balai warga induk menjadi ajang pertemuan bukan hanya bagi warga wilayah RT 02 saja. Melainkan, warga dari RT yang masih dalam satu kelurahan pun berkumpulnya di sini.
Baca Juga : Tunjuk Mantan Napi Korupsi Jadi Komisaris, Ini Penjelasan Erick Thohir
Kenang Lukman, tanah yang sekarang ini berdiri balai warga induk, dahulunya merupakan hamparan tanah ditumbuhi alang-alang yang cukup tinggi. Bahkan, kata dia, kondisi tersebut membuat pemukiman Teluk Ratal yang dihuni 100 kepala keluarga menjadi sangat kumuh dan menyeramkan.
"Sebelum dialih fungsikan sebagai balai warga induk, tanah diisi (tumbuhi) dengan alang-alang tinggi, jangan kan orang liat, lewat aja ga mau," sebut dia bahwa kondisi itu berlangsung puluhan tahun sejak 1996 lalu.
Ketua RT, Lukman Hakim (68) mengaku senang dengan suasana sore hari yang terjadi di balai warga Induk di wilayahnya tersebut. Apalagi, ketika bangunan berukuran 4 meter x 6 meter itu kini dalam kondisi layak dan nyaman, khususnya untuk anak-anak bermain.
"Senang kalau melihat keramaian, balai warga ini menjadi pusat bermain bagi anak-anak kami di sini, bahkan bisa dikatakan sebagai pos serba guna,"kata Lukman.
Dikatakan dia, balai warga induk menjadi ajang pertemuan bukan hanya bagi warga wilayah RT 02 saja. Melainkan, warga dari RT yang masih dalam satu kelurahan pun berkumpulnya di sini.
Baca Juga : Tunjuk Mantan Napi Korupsi Jadi Komisaris, Ini Penjelasan Erick Thohir
Kenang Lukman, tanah yang sekarang ini berdiri balai warga induk, dahulunya merupakan hamparan tanah ditumbuhi alang-alang yang cukup tinggi. Bahkan, kata dia, kondisi tersebut membuat pemukiman Teluk Ratal yang dihuni 100 kepala keluarga menjadi sangat kumuh dan menyeramkan.
"Sebelum dialih fungsikan sebagai balai warga induk, tanah diisi (tumbuhi) dengan alang-alang tinggi, jangan kan orang liat, lewat aja ga mau," sebut dia bahwa kondisi itu berlangsung puluhan tahun sejak 1996 lalu.
Lihat Juga :