3 Alasan Anda Harus Setop Beli Buku Bajakan

Rabu, 17 November 2021 - 14:24 WIB
loading...
3 Alasan Anda Harus...
Indonesia menduduki peringkat ke-16 dunia dengan penduduk yang memiliki waktu membaca rata-rata 6 jam per minggu. Foto Ilustrasi/Unsplash
A A A
JAKARTA - Laporan survei The Digital Reader 2020 memaparkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-16 dunia dengan penduduk yang memiliki lama waktu membaca rata-rata 6 jam per minggu. Hal ini berbanding lurus dengan tingginya permintaan pasar akan jumlah buku di pasaran.

Namun sayang, praktik peredaran buku bajakan juga masih banyak ditemui di Indonesia. Salah satu alasan utamanya adalah karena harga buku resmi yang dianggap mahal dan sulit dijangkau.

Baca Juga: Ibu Sambung Vanessa Angel Temukan Buku Diary: Saya Bacanya Sampai Nangis

Memahami hal ini, Cabaca hadir menyediakan kemudahan akses terhadap ratusan buku digital dengan harga yang lebih murah, sehingga para pembaca dapat menikmati buku asli tanpa harus merogok kocek yang dalam.

Co-Founder Cabaca Fatimah Azzahrah mengatakan, pihaknya ingin merangkul seluruh masyarakat untuk mendukung dunia literasi Indonesia dengan membeli buku asli dan menghentikan penyebaran buku bajakan.

"Dengan semangat tersebut, kami berupaya menyediakan kemudahan akses terhadap ratusan koleksi buku dengan harga yang relatif murah, mulai dari Rp10.000 saja," katanya melalui siaran pers, Rabu (17/11/2021).

Berikut adalah tiga alasan mengapa kita harus berhenti membeli dan membaca buku bajakan.

1. Melanggar Hukum

Dengan membeli dan membaca buku bajakan, artinya Anda mendukung praktik pelanggaran hukum. Pasalnya, pemerintah Indonesia memiliki payung hukum yang melindungi berbagai karya cipta dan buku merupakan salah satu bentuk ciptaan yang dilindungi oleh undang-undang (Pasal 40 ayat (1) huruf a UU Hak Cipta).

Lebih lanjut, pada pasal 113 ayat (4) UU Hak Cipta mengatur bahwa setiap orang yang melakukan pembajakan akan dikenai hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp4 miliar.

2. Tak Menghargai Karya sang Penulis

Menciptakan sebuah karya bukan perkara mudah. Para penulis biasanya membutuhkan waktu cukup lama untuk menyelesaikan satu buku, bahkan hingga bertahun-tahun.

Selain proses yang panjang, di setiap karya terkandung ide, inspirasi, kreativitas, pesan, dan unsur-unsur lain yang tidak ternilai harganya. Bayangkan, semua jerih payah dan ide yang telah dituangkan penulis ke dalam buku hilang begitu saja karena para pembaca memilih untuk membeli buku bajakan.

Baca Juga: Fresh Graduate Wajib Baca! Ini 3 Kebiasaan Yang Bikin Kantong Jebol, MotionBanking Tawarkan Extra Income

3. Kualitas Buku yang Kurang Baik

Pasti Anda sudah tahu bahwa buku bajakan biasanya memiliki kualitas kurang bagus, mulai dari tinta huruf yang kurang jelas, kualitas kertas yang tipis dan berbau, laminasi lem yang kurang kuat, hingga halaman buku yang hilang. Hal itu akan membuat Anda kurang nyaman dan menikmati buku yang sedang dibaca.

Bayangkan jika beberapa halaman buku hilang atau tidak terbaca dengan jelas, maka Anda terpaksa menduga-duga isi dari halaman tersebut. Padahal dengan harga yang hampir sama, Anda sudah bisa membaca buku dengan nyaman di mana pun dan kapan pun melalui aplikasi Cabaca.

Ditambah lagi, Anda bisa semakin hemat dengan promo cashback hingga 100% untuk setiap transaksi menggunakan ShopeePay di Cabaca selama periode ShopeePay Super Online Deals dari tanggal 15-21 November 2021.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
“Broken Strings”...
Broken Strings Siap Jadi Film, Aurelie Moeremans Pilih Sineas Berdasarkan Hati
Buku Memoar Aurelie...
Buku Memoar Aurelie Moeremans Broken Strings Segera Terbit dalam Bentuk Cetak
Buku Makanya, Mikir!...
Buku Makanya, Mikir! Diluncurkan, Ratusan Pengunjung Padati Ganara Art
Antusiasme Siswa Sekolah...
Antusiasme Siswa Sekolah Regina Pacis Donasi Buku Bacaan Bersama MNC Peduli
7 Rekomendasi Kafe di...
7 Rekomendasi Kafe di Jakarta Berkonsep Surganya Kutu Buku.
Kilas Balik Kiprah Mas...
Kilas Balik Kiprah Mas Yos, Pelopor Dunia Rekaman Indonesia
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Rekomendasi
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Berita Terkini
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Jalani Pengajian dan...
Jalani Pengajian dan Siraman, Jennifer Coppen Tampil Anggun dengan Makeup Soft Glam
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved