Kasus Covid-19 Melonjak, Uni Eropa Dukung Penggunaan Darurat Pil Anticovid-19 Merck
Sabtu, 20 November 2021 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Namun, menurut laporan, pil Merck tidak boleh diberikan kepada wanita hamil atau wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi dan bisa hamil. Hal itu dikarenakan dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin.
"Rekomendasi ini diberikan karena penelitian laboratorium pada hewan telah menunjukkan bahwa dosis tinggi (pil Merck) dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin," terangnya.
Pil harus diberikan sesegera mungkin setelah gejala Covid-19 mulai muncul, paling lambat dalam waktu lima hari. Kemudian harus diambil selama lima hari.
Baca juga: Adipati Dolken Ungkap Reaksi sang Istri Terkait Adegan Ciuman di Film Akhirat: A Love Story
Pengawas yang berbasis di Amsterdam itu mengatakan pihaknya berharap untuk memutuskan persetujuan resmi untuk pil Merck, yang juga dikenal sebagai molnupiravir, pada akhir tahun ini.
"Rekomendasi ini diberikan karena penelitian laboratorium pada hewan telah menunjukkan bahwa dosis tinggi (pil Merck) dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin," terangnya.
Pil harus diberikan sesegera mungkin setelah gejala Covid-19 mulai muncul, paling lambat dalam waktu lima hari. Kemudian harus diambil selama lima hari.
Baca juga: Adipati Dolken Ungkap Reaksi sang Istri Terkait Adegan Ciuman di Film Akhirat: A Love Story
Pengawas yang berbasis di Amsterdam itu mengatakan pihaknya berharap untuk memutuskan persetujuan resmi untuk pil Merck, yang juga dikenal sebagai molnupiravir, pada akhir tahun ini.
(nug)
Lihat Juga :