Bagaimana Persiapan Mental untuk Hadapi New Normal

Senin, 08 Juni 2020 - 12:15 WIB
loading...
Bagaimana Persiapan...
Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Beberapa tahapan kondisi perilaku harus kita lewati sebelum menuju new normal. Lantas, bagaimana kiat menghadapi keadaan normal yang baru?

Berbagai perubahan pada masa pandemi membuat masyarakat dituntut beradaptasi dengan situasi baru meskipun secara psikologis tidak mudah. Setiap individu akhirnya akan berada dalam strata atau tahap psikologis berbeda-beda, bergantung pada ketahanan kita terhadap stres, latar belakang kesehatan mental, dampak disrupsi pandemi Covid-19 terhadap sosial ekonomi, termasuk support system yang tersedia.

Menurut dr Leonardi Goenawan SpKJ, Spesialis Kedokteran Jiwa RS Pondok Indah - Puri Indah dan RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, pada umumnya individu mengalami tiga tahap/strata kondisi perilaku, yaitu tahap disrupsi, tahap kebingungan dan ketidakpastian, dan tahap penerimaan.

Tahap disrupsi adalah ketika seseorang mengalami perubahan pola hidup, perubahan rutinitas sehari-hari, hilangnya kebebasan karena harus hidup dalam karantina atau di rumah saja dan tidak bepergian, ditambah berbagai informasi yang beredar membuat hidup semakin mencekam. "Tidak sedikit yang mengalami kecemasan tinggi karena khawatir tertular, sulit konsentrasi, yang diikuti perubahan pola makan dan pola tidur," urai dr Leonardi. (Baca: Ini Dia Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Musim Panas)

Penyakit kronis yang sudah lama dialami mulai kembali tidak stabil, termasuk gangguan psikis yang sebelumnya pernah dialami. Sementara pada tahap kebingungan dan ketidakpastian, individu akan merasa kelelahan secara mental karena merasa tidak adanya kepastian, kehilangan kendali, dan terhentinya sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Di samping daya beli yang menurun drastis, ketersediaan barang juga menjadi langka. Kehidupan berjalan lambat, penuh kejenuhan dan kekhawatiran. Situasi kecemasan ini dapat meningkatkan konsumsi rokok, alkohol, dan penyalahgunaan obat yang mungkin pada awalnya dimaksudkan untuk meringankan beban pikiran. Bagi mereka yang memiliki gangguan kecemasan, situasi tidak menentu seperti sekarang pastinya akan membuat kecemasan mereka semakin bertambah.

Menurut Dr dr Irmansyah SpKJ(K), hal tersebut adalah reaksi yang wajar. Meski begitu, kita tidak lantas larut dalam situasi tidak menentu tersebut dan berpangku tangan. Dr Irmansyah menyarankan agar masyarakat membatasi diri dulu dari paparan berita yang malah akan semakin menambah kecemasan atau stres.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HighEnd Magazine Dorong...
HighEnd Magazine Dorong Perempuan Modern Peduli Mental Wellness Lewat HighTea Eksklusif
Tips Mengatasi Doomscrolling,...
Tips Mengatasi Doomscrolling, Kebiasaan Scroll Berita Buruk yang Rusak Kesehatan Mental
Anak Tantrum karena...
Anak Tantrum karena Sosmed Dibatasi? Ini Tips Mengatasinya
Waduh! Lebih dari 700...
Waduh! Lebih dari 700 Ribu Anak Indonesia Terdeteksi Cemas dan Depresi
Sentuhan Kemanusiaan...
Sentuhan Kemanusiaan di Wilayah Bencana: Fokus pada Kesehatan Mental dan Kebangkitan Usaha Perempuan
6 Kebiasaan Sederhana...
6 Kebiasaan Sederhana yang Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Jika Diabaikan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Rekomendasi
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Polri Harus Jadi Kompas Setiap Insan Bhayangkara
FIFA: Cooling Break...
FIFA: Cooling Break Dihilangkan di Laga Meksiko vs Ekuador
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Berita Terkini
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Usai Dikawal Rieke Diah...
Usai Dikawal Rieke Diah Pitaloka, Kasus Nikita Mirzani Kini Dipantau Komisi Yudisial
Sidang PK Nikita Mirzani,...
Sidang PK Nikita Mirzani, Kuasa Hukum Menangis Minta Kliennya Dihadirkan
Sederet Publik Figur...
Sederet Publik Figur Ungkap Kekecewaan soal Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Betrand Peto Akui Putus...
Betrand Peto Akui Putus dari Aqila, Singgung Adanya Pihak Ketiga
Kasus Penyekapan di...
Kasus Penyekapan di Bandung, Pakar IPB Jelaskan Coercive Control dan Dampaknya pada Korban
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved