Bagaimana Persiapan Mental untuk Hadapi New Normal
Senin, 08 Juni 2020 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
"Terlebih informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks, jangan dimakan bulat-bulat. Cari informasi yang resmi dari Kemenkes atau WHO. Jadikan informasi itu sebagai edukasi tentang virus korona," kata dokter spesialis kedokteran jiwa konsultan ini. (Baca juga: 7 Tari Tradisional Indonesia yang Mendunia)
Nah, pada saat seseorang telah berhasil melampaui tahap sebelumnya, akhirnya timbul sikap penerimaan tanpa syarat terhadap kondisi yang ada, dengan diikuti berbagai perubahan dalam pola hidup dan kebiasaan.
Setelah melewati tahap penerimaan dalam menghadapi pandemi, masyarakat akan mulai terbiasa dengan kondisi the new normal. Pada tahap ini diharapkan individu tidak lagi merasa terganggu, bahkan sudah mulai nyaman dengan semua perubahan yang berhubungan dengan adanya pandemi. Kehidupan pun sudah mulai kembali produktif dan menyenangkan untuk dijalani. Dr Leonardi memberikan beberapa tips agar dapat tenang menerima keadaan sebagai the new normal. (Baca juga: Sebar Hoaks Serangan Racun, Ceko Usir Dua Diplomat Rusia)
Diantaranya menjaga kesehatan fisik dan mental seoptimal mungkin, mengembangkan sikap menerima tanpa syarat dan realistis, memelihara optimisme dan menyadari sepenuhnya bahwa hidup itu dinamis, dan tidak pernah berhenti untuk belajar sesuatu yang baru, melihat ke belakang hanya sebagai referensi dan belajar dari kesalahan masa lalu, serta fokus pada progres, bukan pada kesempurnaan. "Ingatlah langkah kecil selalu lebih baik dari tidak melangkah," ungkap dr Leonardi. (Sri Noviarni)
Nah, pada saat seseorang telah berhasil melampaui tahap sebelumnya, akhirnya timbul sikap penerimaan tanpa syarat terhadap kondisi yang ada, dengan diikuti berbagai perubahan dalam pola hidup dan kebiasaan.
Setelah melewati tahap penerimaan dalam menghadapi pandemi, masyarakat akan mulai terbiasa dengan kondisi the new normal. Pada tahap ini diharapkan individu tidak lagi merasa terganggu, bahkan sudah mulai nyaman dengan semua perubahan yang berhubungan dengan adanya pandemi. Kehidupan pun sudah mulai kembali produktif dan menyenangkan untuk dijalani. Dr Leonardi memberikan beberapa tips agar dapat tenang menerima keadaan sebagai the new normal. (Baca juga: Sebar Hoaks Serangan Racun, Ceko Usir Dua Diplomat Rusia)
Diantaranya menjaga kesehatan fisik dan mental seoptimal mungkin, mengembangkan sikap menerima tanpa syarat dan realistis, memelihara optimisme dan menyadari sepenuhnya bahwa hidup itu dinamis, dan tidak pernah berhenti untuk belajar sesuatu yang baru, melihat ke belakang hanya sebagai referensi dan belajar dari kesalahan masa lalu, serta fokus pada progres, bukan pada kesempurnaan. "Ingatlah langkah kecil selalu lebih baik dari tidak melangkah," ungkap dr Leonardi. (Sri Noviarni)
(ysw)
Lihat Juga :