Rumah Gala Sky Terancam Disita Negara, Kemensos Panggil Marissya Icha
Sabtu, 08 Januari 2022 - 10:55 WIB
loading...
Isu Rumah Gala hasil penggalangan dana ini heboh, berawal dari laporan sang kakek, Doddy Sudrajat. / Foto: ilustrasi/MPI/Lintang Tribuana
A
A
A
JAKARTA - Kabar rumah Gala Sky hasil dari penggalangan dana terancam disita negara. Pasalnya, penggalangan dana tersebut diduga tidak memiliki izin.
Melalui Kasubnit Pemantauan, Sutisna Dayat, Kementerian Sosial memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Menurutnya, akan ada sanksi bila terbukti melanggar kepada penyelenggara, dalam hal ini Marissya Icha.
"Kalau di Undang-Undang, hasil pengumpulan uang atau barang (PUB) tanpa izin bisa disita negara," kata Sutisna Dayat seperti dikutip dari tayangan video di salah satu kanal YouTube, Sabtu (8/1/2022).
Baca juga: Naufal Samudra Kembali Terciduk, Dinda Kirana Unggah Foto Mesra
Kemensos pun akan memanggil Marissya Icha sebagai penggagas donasi. Surat pemanggilan telah dikirim kepada penggagas donasi untuk diminta keterangan dan alat bukti.
"Sudah melayangkan undangan untuk klarifikasi, kami melakukan asas praduga tidak bersalah. Selanjutnya bagaimana? Ya kami lihat yang bersangkutan menyampaikan klarifikasi, kami minta laporan, apa saja alat, mana buktinya," paparnya.
Melalui Kasubnit Pemantauan, Sutisna Dayat, Kementerian Sosial memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Menurutnya, akan ada sanksi bila terbukti melanggar kepada penyelenggara, dalam hal ini Marissya Icha.
"Kalau di Undang-Undang, hasil pengumpulan uang atau barang (PUB) tanpa izin bisa disita negara," kata Sutisna Dayat seperti dikutip dari tayangan video di salah satu kanal YouTube, Sabtu (8/1/2022).
Baca juga: Naufal Samudra Kembali Terciduk, Dinda Kirana Unggah Foto Mesra
Kemensos pun akan memanggil Marissya Icha sebagai penggagas donasi. Surat pemanggilan telah dikirim kepada penggagas donasi untuk diminta keterangan dan alat bukti.
"Sudah melayangkan undangan untuk klarifikasi, kami melakukan asas praduga tidak bersalah. Selanjutnya bagaimana? Ya kami lihat yang bersangkutan menyampaikan klarifikasi, kami minta laporan, apa saja alat, mana buktinya," paparnya.
Lihat Juga :