5 Kuliner Pecinan Halal di Glodok untuk Imlek, Nomor 2 Favorit Gus Dur
Selasa, 18 Januari 2022 - 13:50 WIB
loading...
Kuliner khas pecinan halal di Glodok, Jakarta Barat sangat beragam. Makanan ini bisa menjadi pilihan untuk merayakan Tahun Baru Imlek, Selasa (1/2/2022). Foto/Jajan Beken dan Pergi Kuliner
A
A
A
JAKARTA - Kuliner khas pecinan halal di Glodok , Jakarta Barat sangat beragam. Makanan ini bisa menjadi pilihan menarik untuk merayakan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Selasa (1/2/2022).
Kawasan pecinan Glodok dikenal memiliki banyak kuliner nikmat. Di kawasan satu ini didominasi oleh masyarakat Tionghoa, di mana makanan yang mereka jual adalah kebanyakan non halal.
Tapi bagi Anda yang muslim, ada beberapa yang menjual makanan halal. Salah satunya sudah buka sejak 1967 dan favorit mantan Presiden RI, Gus Dur . Berikut kuliner pecinan halal di Glodok dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (18/1/2022).
Baca Juga: 5 Mi Ayam Legendaris di Jakarta, Eksis sejak 1960-an
1. Cempedak Goreng Cik Lina
![5 Kuliner Pecinan Halal di Glodok untuk Imlek, Nomor 2 Favorit Gus Dur]()
Cempedak goreng Cik Lina berlokasi di Taman Sari, Jakarta Barat. Cempedak diolah menjadi camilan lezat, yaitu dengan digoreng dan dibalut tepung yang sudah diencerkan. Makanan ini memiliki tekstur yang krispi di luar dan lembut di dalam.
Legitnya cempedak akan bersatu di dalam mulut. Cempedak goreng bisa menjadi teman minum teh atau kopi saat hujan.
2. Gado-Gado Direksi
![5 Kuliner Pecinan Halal di Glodok untuk Imlek, Nomor 2 Favorit Gus Dur]()
Gado-gado direksi menjadi makanan favorit Gus Dur. Semasa hidupnya, pemilik nama asli Abdurrahman Wahid ini dikabarkan sering menyantap makanan ini. Terletak di Jalan Pintu Besar, Jakarta Barat, Gado-gado Direksi ada sejak 1967.
Bahkan tak hanya Gus Dur yang jadi pelanggan setia gado-gado ini, mantan Presiden RI lainnya yakni Megawati Soekarno Putri juga menyukainya.
Baca Juga: 5 Kuliner Khas Sulawesi yang Lezat, Nomor 3 Cocok untuk Sarapan
3. Nasi Ulam Betawi Haji Nana
![5 Kuliner Pecinan Halal di Glodok untuk Imlek, Nomor 2 Favorit Gus Dur]()
Nasi ulam Betawi Haji berlokasi di Jalan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat atau lebih tepatnya di depan bank Mandiri karena ini merupakan mekanan kaki lima. Buka mulai pukul 15.00 hingga 21.00, nasi ulam ini memiliki topping yang berlimpah.
Mulai dari dendeng, perkedel, telur dadar, kerupuk, daun kemangi, taburan kacang tumbuk, serundeng, bawang goreng, sambal dan kuah spesial hingga rempeyek.
4. Kari Lam
![5 Kuliner Pecinan Halal di Glodok untuk Imlek, Nomor 2 Favorit Gus Dur]()
Kari Lam menawarkandua jenis kari yaitu ayam dan sapi. Berbeda dari jenis kari lainnya, Kari Lam memiliki kuah yang lebih encer dan rasanya terkenal enak. Kari Lam sendiri disebut sebagai legenda kari di Jakarta dengan sajian yang terdiri dari daging ayam atau sapi, potongan kentang dan hati.
Baca Juga: 10 Makan Siang Favorit Pekerja Kantoran
5. Soto Afung
![5 Kuliner Pecinan Halal di Glodok untuk Imlek, Nomor 2 Favorit Gus Dur]()
Soto Afung terletrak di Jalan Pancoran, Gang Gloria, Glodok, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. Soto ini sudah ada sejak 1982 dan menjadi kuliner legendaris di Jakarta. Ciri khas dari soto ini adalah kuahnya yang kental juga gurih. Ini karena menggunakan tulang sumsum sapi asli, bukan minyak samin seperti kebanyakan olahan soto lainnya. Selain itu, potongan dagingnya juga cukup besar.
Kawasan pecinan Glodok dikenal memiliki banyak kuliner nikmat. Di kawasan satu ini didominasi oleh masyarakat Tionghoa, di mana makanan yang mereka jual adalah kebanyakan non halal.
Tapi bagi Anda yang muslim, ada beberapa yang menjual makanan halal. Salah satunya sudah buka sejak 1967 dan favorit mantan Presiden RI, Gus Dur . Berikut kuliner pecinan halal di Glodok dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (18/1/2022).
Baca Juga: 5 Mi Ayam Legendaris di Jakarta, Eksis sejak 1960-an
1. Cempedak Goreng Cik Lina

Cempedak goreng Cik Lina berlokasi di Taman Sari, Jakarta Barat. Cempedak diolah menjadi camilan lezat, yaitu dengan digoreng dan dibalut tepung yang sudah diencerkan. Makanan ini memiliki tekstur yang krispi di luar dan lembut di dalam.
Legitnya cempedak akan bersatu di dalam mulut. Cempedak goreng bisa menjadi teman minum teh atau kopi saat hujan.
2. Gado-Gado Direksi

Gado-gado direksi menjadi makanan favorit Gus Dur. Semasa hidupnya, pemilik nama asli Abdurrahman Wahid ini dikabarkan sering menyantap makanan ini. Terletak di Jalan Pintu Besar, Jakarta Barat, Gado-gado Direksi ada sejak 1967.
Bahkan tak hanya Gus Dur yang jadi pelanggan setia gado-gado ini, mantan Presiden RI lainnya yakni Megawati Soekarno Putri juga menyukainya.
Baca Juga: 5 Kuliner Khas Sulawesi yang Lezat, Nomor 3 Cocok untuk Sarapan
3. Nasi Ulam Betawi Haji Nana

Nasi ulam Betawi Haji berlokasi di Jalan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat atau lebih tepatnya di depan bank Mandiri karena ini merupakan mekanan kaki lima. Buka mulai pukul 15.00 hingga 21.00, nasi ulam ini memiliki topping yang berlimpah.
Mulai dari dendeng, perkedel, telur dadar, kerupuk, daun kemangi, taburan kacang tumbuk, serundeng, bawang goreng, sambal dan kuah spesial hingga rempeyek.
4. Kari Lam

Kari Lam menawarkandua jenis kari yaitu ayam dan sapi. Berbeda dari jenis kari lainnya, Kari Lam memiliki kuah yang lebih encer dan rasanya terkenal enak. Kari Lam sendiri disebut sebagai legenda kari di Jakarta dengan sajian yang terdiri dari daging ayam atau sapi, potongan kentang dan hati.
Baca Juga: 10 Makan Siang Favorit Pekerja Kantoran
5. Soto Afung

Soto Afung terletrak di Jalan Pancoran, Gang Gloria, Glodok, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. Soto ini sudah ada sejak 1982 dan menjadi kuliner legendaris di Jakarta. Ciri khas dari soto ini adalah kuahnya yang kental juga gurih. Ini karena menggunakan tulang sumsum sapi asli, bukan minyak samin seperti kebanyakan olahan soto lainnya. Selain itu, potongan dagingnya juga cukup besar.
(dra)
Lihat Juga :