Daftar Aktivitas dengan Risiko Tular COVID-19 Tinggi hingga Rendah
Kamis, 11 Juni 2020 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
Pertemuan atau gathering di area outdoor akan lebih memudah kita mengatur orang untuk jaga jarak. Kalau mereka semua bermasker dan selalu menjaga jarak, para ahli menilai aktivitas barbeque-an bisa jadi lebih rendah risiko menyebarkan virusnya.
7. Bowling
Tingkat Risiko 5
Bola bowling, meja, konsol, dan peralatan lain yang ada di arena permainan bola gelinding ini harus rutin dibersihkan kalau Anda mau aman beraktivitas di sana. Jangan lupa tetap pakai masker dan tiap lane harus dibiarkan terbuka untuk mengurangi risiko sebaran virus.
8. Klinik Gigi
Tingkat Risiko 4
Dr. Matthew Sims dan kawan-kawan sedikit berbeda pendapat dalam memberikan poin level risiko untuk pelayanan di klinik gigi. Ada yang bilang berisiko rendah, sedang, bahkan tinggi.
Dokter gigi sudah pasti rutin memakai masker dan akan memakai alat pelindung diri tambahan seperti surgical mask dan face shield. Meski demikian, Dr. Emig masih menganggap pelayanan di klinik gigi memiliki risiko tinggi penularan virus, bahkan lebih tinggi dibandingkan aktivitas di salon.
"Proses membersihkan gigi akan membuat apapun yang ada di mulut pasien menguap di udara. Jika seseorang tanpa diketahui ternyata sudah terinfeksi virus, virus tersebut tentu akan ikut menguap," kilah Dr. Emig.
Maka itu, dia merekomendasikan agar masyarakat menghindari kunjungan ke dokter gigi untuk sementara waktu, kecuali terjadi kondisi yang darurat.
"Kesulitannya adalah, bila Anda adalah pasien yang datang ke ruang klinik 20 menit setelah proses pembersihan pada pasien sebelumnya yang ternyata terinfeksi virus, berarti Anda akan ikut menghirup virus tersebut," tandas Dr. Emig.
9. Berjalan di Pusat Kota yang Sibuk
Tingkat Risiko 4
Berjalan-jalan di pusat kota sebenarnya membawa risiko yang rendah karena itu termasuk kegiatan di luar ruangan dan Anda tak perlu terekspos dengan orang tertentu dalam waktu lama. Anda juga sangat bisa menghindari berpapasan dengan orang yang tidak bermasker.
Tapi, jika ada kerumunan, itu bisa jadi masalah. "Apapun yang berkaitan dengan kerumunan, itu buruk. Maka hindarilah kerumunan," tandas Dr. Sims.
10. Makan di Area Luar Restoran
Tinglat Risiko 4
Keempat pakar sepakat bahwa makan di area outdoor restroan lebih aman ketimbanag di dalam. Alur sirkulasi yang lebih baik di luar ruangan mengurangi konsentrasi virus di udara, dan itu bisa mengurangi risiko orang menghirupnya.
11. Belanja
Tingkat Risiko 3
Toko groseri saat ini banyak yang menerapkan aturan baru demi menghindari penyebaran virus. Tempat belanja kebutuhan pokok itu adalah area di mana masker wajib dikenakan. Kalau tidak, risiko tertular virus tetap bisa sangat tinggi.
12. Berkemah
Tingkat Risiko 3
7. Bowling
Tingkat Risiko 5
Bola bowling, meja, konsol, dan peralatan lain yang ada di arena permainan bola gelinding ini harus rutin dibersihkan kalau Anda mau aman beraktivitas di sana. Jangan lupa tetap pakai masker dan tiap lane harus dibiarkan terbuka untuk mengurangi risiko sebaran virus.
8. Klinik Gigi
Tingkat Risiko 4
Dr. Matthew Sims dan kawan-kawan sedikit berbeda pendapat dalam memberikan poin level risiko untuk pelayanan di klinik gigi. Ada yang bilang berisiko rendah, sedang, bahkan tinggi.
Dokter gigi sudah pasti rutin memakai masker dan akan memakai alat pelindung diri tambahan seperti surgical mask dan face shield. Meski demikian, Dr. Emig masih menganggap pelayanan di klinik gigi memiliki risiko tinggi penularan virus, bahkan lebih tinggi dibandingkan aktivitas di salon.
"Proses membersihkan gigi akan membuat apapun yang ada di mulut pasien menguap di udara. Jika seseorang tanpa diketahui ternyata sudah terinfeksi virus, virus tersebut tentu akan ikut menguap," kilah Dr. Emig.
Maka itu, dia merekomendasikan agar masyarakat menghindari kunjungan ke dokter gigi untuk sementara waktu, kecuali terjadi kondisi yang darurat.
"Kesulitannya adalah, bila Anda adalah pasien yang datang ke ruang klinik 20 menit setelah proses pembersihan pada pasien sebelumnya yang ternyata terinfeksi virus, berarti Anda akan ikut menghirup virus tersebut," tandas Dr. Emig.
9. Berjalan di Pusat Kota yang Sibuk
Tingkat Risiko 4
Berjalan-jalan di pusat kota sebenarnya membawa risiko yang rendah karena itu termasuk kegiatan di luar ruangan dan Anda tak perlu terekspos dengan orang tertentu dalam waktu lama. Anda juga sangat bisa menghindari berpapasan dengan orang yang tidak bermasker.
Tapi, jika ada kerumunan, itu bisa jadi masalah. "Apapun yang berkaitan dengan kerumunan, itu buruk. Maka hindarilah kerumunan," tandas Dr. Sims.
10. Makan di Area Luar Restoran
Tinglat Risiko 4
Keempat pakar sepakat bahwa makan di area outdoor restroan lebih aman ketimbanag di dalam. Alur sirkulasi yang lebih baik di luar ruangan mengurangi konsentrasi virus di udara, dan itu bisa mengurangi risiko orang menghirupnya.
11. Belanja
Tingkat Risiko 3
Toko groseri saat ini banyak yang menerapkan aturan baru demi menghindari penyebaran virus. Tempat belanja kebutuhan pokok itu adalah area di mana masker wajib dikenakan. Kalau tidak, risiko tertular virus tetap bisa sangat tinggi.
12. Berkemah
Tingkat Risiko 3
Lihat Juga :