Vaksin Sinopharm Peroleh Izin Penggunaan Darurat untuk Booster, Bagaimana Aspek Keamanannya?
Rabu, 02 Februari 2022 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, dari aspek Imunogenisitas, peningkatan respons imun humoral untuk parameter pengukuran antibodi netralisasi dan anti IgG masing-masing sebesar 8,4 kali dan 8 kali lipat dibandingkan sebelum pemberian booster.
Tak hanya itu, respons imun setelah pemberian booster ini juga lebih tinggi dibandingkan respons imun yang dihasilkan pada vaksinasi primer.
Baca juga: Infeksi Omicron Sering Diawali dengan Gejala Sakit Tenggorokan
"Persetujuan EUA Vaksin Sinopharm ini menambah alternatif vaksin booster homologus untuk platform inactivated virus. Karena itu, kami kembali menyampaikan apresiasi kepada Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19 termasuk ahli di bidang farmakologi, metodologi penelitian dan statistik, epidemiologi, kebijakan publik, imunologi, kemudian ITAGI serta asosiasi klinisi atas kerja samanya yang memungkinkan vaksin ini segera rilis ke masyarakat," paparnya.
Tak hanya itu, respons imun setelah pemberian booster ini juga lebih tinggi dibandingkan respons imun yang dihasilkan pada vaksinasi primer.
Baca juga: Infeksi Omicron Sering Diawali dengan Gejala Sakit Tenggorokan
"Persetujuan EUA Vaksin Sinopharm ini menambah alternatif vaksin booster homologus untuk platform inactivated virus. Karena itu, kami kembali menyampaikan apresiasi kepada Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19 termasuk ahli di bidang farmakologi, metodologi penelitian dan statistik, epidemiologi, kebijakan publik, imunologi, kemudian ITAGI serta asosiasi klinisi atas kerja samanya yang memungkinkan vaksin ini segera rilis ke masyarakat," paparnya.
(nug)
Lihat Juga :