Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, Kemenkes Siapkan 4 Jurus Jitu Ini
Selasa, 08 Februari 2022 - 09:34 WIB
loading...
A
A
A
“Penambahan angka konfirmasi harian memang cenderung tinggi. Namun masyarakat tidak perlu terpaku pada jumlah tersebut dan jangan panik," kata dr Nadia melalui keterangan resminya, Selasa (8/2/2022).
"Karena sebagian besar gejala yang ditunjukkan oleh pasien adalah gejala ringan atau tidak bergejala sama sekali dan lama masa perawatan juga lebih sebentar jika dibandingkan dengan kasus varian lainnya,” sambungnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak di Indonesia, Kemenkes Sebut Sebagian Besar OTG dan Gejala Ringan
Pemerintah juga mengimbau masyarakat yang terinfeksi Covid-19, namun tidak bergejala atau mengalami gejala ringan untuk isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpadu, bukan di rumah sakit. Sebab, rumah sakit hanya digunakan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala sedang, berat dan kritis.
“Bagi masyarakat yang terpapar namun gejalanya ringan, seperti batuk, pilek, atau demam, saturasi oksigen masih diatas 95 persen, sebaiknya isoman di rumah atau isoter saja,” tandasnya.
"Karena sebagian besar gejala yang ditunjukkan oleh pasien adalah gejala ringan atau tidak bergejala sama sekali dan lama masa perawatan juga lebih sebentar jika dibandingkan dengan kasus varian lainnya,” sambungnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak di Indonesia, Kemenkes Sebut Sebagian Besar OTG dan Gejala Ringan
Pemerintah juga mengimbau masyarakat yang terinfeksi Covid-19, namun tidak bergejala atau mengalami gejala ringan untuk isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpadu, bukan di rumah sakit. Sebab, rumah sakit hanya digunakan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala sedang, berat dan kritis.
“Bagi masyarakat yang terpapar namun gejalanya ringan, seperti batuk, pilek, atau demam, saturasi oksigen masih diatas 95 persen, sebaiknya isoman di rumah atau isoter saja,” tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :