Mikronutrien pada Madu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Jum'at, 12 Juni 2020 - 22:16 WIB
loading...
Mengonsumsi madu dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Ini berkat kandungan mikronutrien yang ikut berperan pada efek penghambatan pertumbuhan bakteri, jamur dan virus. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Mengonsumsi madu 1-2 sendok makan sehari dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Ini berkat kandungan mikronutrien yakni kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium dan seng yang terkandung dalam madu.
"Madu mengandung vitamin yang lengkap. B2, B3, B5, B6, B9 dan C. Sehingga dalam 1 sendok makan madu sudah dapat mikronutrien," kata spesialis gizi klinik RSPI Bintaro Jaya, dr. Diana F Suganda, M. Kes, Sp.GK.
Kabar baiknya, selain mikronutrien dan vitamin, madu dilengkapi dengan enzim (glucose oxidase), di mana kandungan ini berperan pada efek penghambatan pertumbuhan bakteri, jamur dan virus. (Baca juga:Optimalkan Tumbuh Kembang Anak dengan Stimulasi Pijat Bayi ).
Sementara, kandungan prebiotik fructo-oligosaccharide (FOS) pada madu mampu merangsang produksi bifidobacterial, mikroflora atau bakteri baik pada usus. "Tapi perlu diingat, madu tidak untuk anak 1 tahun," jelasnya.
Selain madu, jahe dan temulawak, kunyit serta kencur juga efektif tingkatkan daya tahan tubuh. Jahe mengandung antioksidan kuat yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. Gingerol, zat bioaktif dalam jahe segar, bisa menurunkan risiko infeksi hingga menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri.
"Madu mengandung vitamin yang lengkap. B2, B3, B5, B6, B9 dan C. Sehingga dalam 1 sendok makan madu sudah dapat mikronutrien," kata spesialis gizi klinik RSPI Bintaro Jaya, dr. Diana F Suganda, M. Kes, Sp.GK.
Kabar baiknya, selain mikronutrien dan vitamin, madu dilengkapi dengan enzim (glucose oxidase), di mana kandungan ini berperan pada efek penghambatan pertumbuhan bakteri, jamur dan virus. (Baca juga:Optimalkan Tumbuh Kembang Anak dengan Stimulasi Pijat Bayi ).
Sementara, kandungan prebiotik fructo-oligosaccharide (FOS) pada madu mampu merangsang produksi bifidobacterial, mikroflora atau bakteri baik pada usus. "Tapi perlu diingat, madu tidak untuk anak 1 tahun," jelasnya.
Selain madu, jahe dan temulawak, kunyit serta kencur juga efektif tingkatkan daya tahan tubuh. Jahe mengandung antioksidan kuat yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. Gingerol, zat bioaktif dalam jahe segar, bisa menurunkan risiko infeksi hingga menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri.
Lihat Juga :