Kementerian Kesehatan Ungkap Vaksin Covid-19 Terbukti Kurangi Risiko Kematian
Rabu, 23 Februari 2022 - 09:57 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, pemberian vaksin Covid-19, baik itu dosis pertama, dosis kedua, maupun vaksin booster, terbukti memberi manfaat untuk mengurangi risiko kematian.
"Risiko kematian pasien Covid-19 berkurang 11% pada penerima vaksin dosis pertama, 67% pada penerima dosis kedua, dan 91% bagi penerima vaksin booster. Jadi, vaksin Covid-19 terbukti mengurangi risiko kematian," jelas Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual, Selasa, 22 Februari 2022.
Lantas, bagaimana dengan data kematian pasien Covid-19 yang tidak divaksin dosis lengkap? Siti Nadia mengungkapkan, angkanya jauh lebih banyak.
Baca juga: 4 Artis yang Berhasil Jalani Diet, Ada yang Turun hingga 40 Kg
Dari data rumah sakit, 2.484 pasien dinyatakan meninggal dunia. "Dari 2.484 pasien meninggal, 46% adalah pasien dengan komorbid, 53% kelompok lansia, dan 73% belum divaksin dosis lengkap termasuk di dalamnya pasien yang sama sekali tidak divaksin atau baru satu dosis," bebernya.
"Risiko kematian pasien Covid-19 berkurang 11% pada penerima vaksin dosis pertama, 67% pada penerima dosis kedua, dan 91% bagi penerima vaksin booster. Jadi, vaksin Covid-19 terbukti mengurangi risiko kematian," jelas Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual, Selasa, 22 Februari 2022.
Lantas, bagaimana dengan data kematian pasien Covid-19 yang tidak divaksin dosis lengkap? Siti Nadia mengungkapkan, angkanya jauh lebih banyak.
Baca juga: 4 Artis yang Berhasil Jalani Diet, Ada yang Turun hingga 40 Kg
Dari data rumah sakit, 2.484 pasien dinyatakan meninggal dunia. "Dari 2.484 pasien meninggal, 46% adalah pasien dengan komorbid, 53% kelompok lansia, dan 73% belum divaksin dosis lengkap termasuk di dalamnya pasien yang sama sekali tidak divaksin atau baru satu dosis," bebernya.
(nug)
Lihat Juga :