Cara Bijak Konsumsi Suplemen dan Obat untuk Tingkatkan Sistem Imun

Senin, 15 Juni 2020 - 11:45 WIB
loading...
Cara Bijak Konsumsi...
Salah satu cara agar tidak tertular virus corona adalah dengan meningkatkan sistem imun. Misalnya mengkonsumsi suplemen kesehatan. Hal itu disampaikan Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Zullies Ikawati. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Salah satu cara agar tidak tertular virus corona atau Covid-19 adalah dengan meningkatkan sistem imun. Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi kuatnya sistem imun tubuh manusia, misalnya konsumsi suplemen kesehatan.

Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Zullies Ikawati menyebut beberapa produk herbal dan suplemen bisa dikonsumsi untuk meningkatkan sistem imun manusia. "Sistem imun yang baik dapat mencegah adanya kerusakan inang yang berlebihan. Orang yang terkena Covid-19, akan mengalami kerusakan dan peradangan jaringan pernapasan," kata Zullies dalam diskusi Kagama Health and Caring, bertopik New Normal: Perilaku Hidup Sehat, Bijak Memilih Obat dan Suplemen Kesehatan Selama Pandemi Covid-19, secara daring.

Acara yang digelar Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) tersebut dihadiri sekitar 500 orang peserta. Selain Zullies hadir dalam seminar tersebut Sekretaris Jenderal PP KAGAMA, AAGN Ari Dwipayana; Ketua II PP KAGAMA, Bambang E. Marsono; Wakil Sekjen PP KAGAMA Hasannudin M Kholil; dan narasumber Tirta Mandira Hudhi, dokter dan aktivis kemanusiaan. Bertindak sebagai moderator Lusy Noviani, Manager Farmasi Rumah Sakit Atma Jaya.

Zullies menyarankan agar masyarakat mengkonsumsi vitamin C. Suplemen ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mempertahankan respon yang memadai terhadap patogen.

Dalam kehidupan sehari-hari, biasanya manusia sudah mendapatkan asupan vitamin C dari makanan, misalnya buah-buahan. Ada juga vitamin D, yang berperan memperbanyak sel-sel imun. Kemudian vitamin E, yang bersifat anti oksidan, menetralkan molekuler yang tidak stabil, dan menjaga jaringan dari kerusakan.

Selain vitamin, mineral zink juga berperan untuk daya tahan tubuh. Mineral zink berperan dalam pengembangan dan fungsi dari sel-sel imun bawaan maupun adaptif. "Penelitian sebelumnya juga mengatakan bahwa, kompleks zink dan pirition ini terbukti menghambat replikasi SARS," ujar dosen yang menekuni bidang medical and health science ini.

Mineral lainnya yaitu, selenium yang bersifat antioksidan, menetralkan molekul yang tidak stabil, mengatur sel-sel imun, sehingga mineral ini penting untuk peningkatan sistem imun. Sementara bagi yang ingin mengkonsumsi herbal, pilihlah produk herbal yang mengandung Echinaceae dan pyhlantus niruri. (Baca juga: Perbanyak Makanan Ini, Bagus untuk Kulit ).

Dua kandungan ini kata Zullies, bisa meningkatkan aktivitas sel-sel imun. Namun, sampai saat ini evidence secara klinis terkait herbal masih sangat terbatas. "Kebanyakan hasil-hasil pengujian faktanya dilakukan secara pregenik, misalnya dengan hewan uji dan sel kultur," pungkas alumnus Fakultas Farmasi UGM angkatan 1987 ini.

Pakar farmakologi ini membenarkan, jika empon-empon berkhasiat bagi sistem imun. Masyarakat bisa mengkonsumsi empon-empon sebagai pengganti vitamin atau mineral.

Sesungguhnya sistem imun bisa meningkat jika kebutuhan makanan sudah tercukupi. Namun, bagi sebagian orang asupan untuk peningkatan sistem imun tidak cukup hanya dengan makanan. Di sinilah peran suplemen dan obat-obatan. Artinya, kita tidak diwajibkan mengkonsumsi suplemen dan obat-obatan itu, konsumsilah saat kita sedang membutuhkan saja.

Zullies menerangkan, ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika memilih suplemen dan produk herbal. Pertama, coba periksa kembali riwayat alergi kita. Lalu, ketika mengkonsumsi suplemen dan herbal, jangan menggunakan takaran dan kombinasi yang berlebihan.

"Jika sudah mengkonsumsi makanan bergizi, maka cukup konsumsi vitamin saja, karena zat-zat pendukung imun umumnya sudah terkandung di dalam makanan,"jelas lulusan Ehime University School of Medicine, Jepang itu.

Selanjutnya sesuaikan dengan kebutuhan kelompok berisiko. Ibu hamil, usia lanjut, anak-anak, biasanya memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Sebelum mengkonsumsi suplemen dan herbal, bisa konsultasi dulu dengan apoteker terkait jumlah kebutuhannya. "Perhatikan juga, ada atau tidak interaksi suplemen dan herbal dengan obat tertentu yang sedang digunakan," jelasnya.

"Meskipun belum ada uji klinis terkait interaksi antar obat itu, kita tetap harus waspada. Misalnya setelah minum obat tertentu, baiknya memberi jeda beberapa jam baru kemudian minum suplemen untuk mencegah interaksi," sambung dia.

Berikutnya, diperhatikan juga jangka waktu penggunaan. Konsumsi suplemen dan herbal sesuai kebutuhan saja. Misalnya, ketika sakit, kita butuh tambahan suplemen. Namun, ketika sudah sehat, dalam hal ini bisa makan dengan porsi banyak dan bergizi, maka tidak perlu mengkonsumsi suplemen.

"Terakhir, jika membeli obat di apotek, jangan lupa memperhatikan informasi penggunaannya. Kalau kurang jelas tanyakan ke apotekernya," pungkasnya.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Rekomendasi
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Gebrakan Riswandi, Pemuda...
Gebrakan Riswandi, Pemuda Bulukumba yang Bantu UMKM Lokal Lewat Literasi Visual
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved