Hadirkan Menu Kearifan Lokal, Twalen Resto Berdayakan Petani Kopi dan Enau Tradisional

Jum'at, 11 Maret 2022 - 22:20 WIB
loading...
A A A
“Saya bangga mendapatkan sarana sekaligus diberikan untuk fokus pengembangan produk dan brand tradisional dari Bali baik makanan dan minuman dan mbloc fokus membantu pada pengembangan bisnis kita jadi 3 yakni warung, spirit dan merchandise. Kita hadirkan minuman perpaduan arak dan kopi Bali dengan nama Arakbika dan Gimana perjalanan Arakbica yang tadinya sulit bahkan di bali tidak pede sampai akhirnya tau apa yang dikerjakan. Diedarkan bukan hanya di Indonesia tapi juga ke market Internasional,” ujarnya menjawab pertanyaan SINDOnews.com dalam Launching dan Reopening Twalen Resto di Mbloc Space, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (11/3) malam

Dalam setiap prosesnya, tertanam nilai budaya, nilai sosial hingga ekonomi yang begitu besar. Produksi arak di Bali tak kurang dari 500,000 liter per bulan dari 5,000 unit usaha yang tersebar di seluruh Bali. Tingginya kebutuhan arak setidaknya mampu menyerap hingga 25,000 tenaga kerja yang menghidupi 100,000 jiwa dengan total value mencapai 240 miliar/tahun.

Pada awal masa produksi di bulan Maret hingga November 2020, promosi yang dilakukan belum begitu agresif. Arakbica baru sekedar dipajang di dalam kedai. Namun kekuatan promosi dari mulut ke mulut membuat Arakbica dikenal dan diminati karena kenikmatan yang menjanjikan. Lebih dari 1500 botol sudah dinikmati oleh berbagai lintas profesi dan usia; tua, muda, pebisnis, pelaku kerja kreatif, musik, film, arsitek, hingga kalangan pejabat publik. Arakbica bermula pada Maret 2020, saat sang pengrajinnya, Anak Agung Hadi Prawira, yang semula bekerja di industri pariwisata kemudian berhenti bekerja karena pandemi COVID-19 yang menerjang seluruh dunia, tanpa terkecuali Bali.

“Arakbica diproduksi dengan bahan baku yang diambil langsung dari petani arak di Karangasem dan petani kopi Kintamani, Bangli, Bali. Dimulai dari penyadapan nira, proses fermentasi, dua kali distilasi sampai dengan pembuatan cold brew coffee, seluruhnya dikontrol ketat dan diproses di sebuah pabrik rumahan di daerah Jalan Panji, Badung, Bali.Arakbica mengedepankan kerja kolektif berdasarkan pemahaman bersama untuk sebuah tujuan yang tak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga berkontribusi langsung bagi terciptanya dampak sosial budaya yang positif,” ungkapnya

Melalui Arakbica yang secara resmi diluncurkan pada Jumat (11/3) di Twalen Warong, kawasan M Bloc Space, Jakarta Selatan, Twalen Spirit mengupayakan agar minuman lokal beralkohol bisa naik kelas dan diterima pasar global dengan fokus perhatian pada penguatan karakter dan kualitas rasa, kemasan dan dampak, serta visi misi untuk meningkatkan value. Kerja kolaborasi dilakukan sepenuhnya untuk menghasilkan kualitas terbaik. Kerja kolektif dan kolaboratif ini menjadi kekuatan untuk mendukung kelestarian arak Bali yang bersinggungan langsung dengan lingkungan hidup.“Kami ingin mengagregasi produk dan petani arak Bali. Bermula dari Arakbica, semoga dalam perjalanannya Twalen Spirit bisa bertemu dengan artisan minuman lokal lainnya se-Nusantara,” jelas Wena Wahyudi, founder Twalen Spirit dan Twalen Warong.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Padukan Cita Rasa Padang...
Padukan Cita Rasa Padang dan Jawa, Ambo Jowo Resmi Dibuka di Jakarta Pusat
Kembangkan Bisnis Keluarga,...
Kembangkan Bisnis Keluarga, Pedangdut Ucie Sucita Buka Gerai Tahu Sumedang di Jakarta
Raffi Ahmad Bawa Rojo...
Raffi Ahmad Bawa Rojo Sambel Go International, Buka Gerai Pertama di Australia
Minum Kopi 3-4 Gelas...
Minum Kopi 3-4 Gelas Sehari Bisa Bikin Panjang Umur, Ini Alasannya
Sukses di Prancis dan...
Sukses di Prancis dan Jakarta, Raffi Ahmad Buka Resto Le Nusa di London
5 Persiapan Membangun...
5 Persiapan Membangun Bisnis Kuliner ala Desy MasterChef Indonesia, Biar Cuan Maksimal!
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Networking Dinilai Jadi...
Networking Dinilai Jadi Akselerator Pertumbuhan Bisnis Kuliner
TikTok GO by Tokopedia...
TikTok GO by Tokopedia Integrasikan Konten dan Bisnis Kuliner
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Berita Terkini
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved