Promosikan Produk Perikanan, KKP Hadirkan Paviliun Indonesia di SENA 2022
Senin, 14 Maret 2022 - 08:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Produk Perikanan Indonesia Raup USD58 Juta di SENA 2017
Sementara itu, udang menjadi komoditas seafood yang memiliki total value tertinggi di wilayah kerja KJRI New York dengan nilai di atas 270 juta dolar AS. Sebagai catatan, total ekspor ikan dan udang Indonesia ke AS tahun 2021 senilai USD2,4 milyar.
Paviliun Indonesia pada SENA 2022 terletak di main entrance north lobby (booth 36, 42, 54, 66, 69) dengan luasan 3.750 sqf yang akan diikuti oleh lima eksportir produk perikanan yaitu PT. Fresh On Time Seafood, PT. Indo American Seafoods, PT. Muria Bahari Indonesia, PT. Aruna Jaya Nuswantara, dan PT. Indo Mina Lestari.
![Promosikan Produk Perikanan, KKP Hadirkan Paviliun Indonesia di SENA 2022]()
Sewa lahan difasilitasi KKP dan konstruksi Paviliun Indonesia menggunakan customized design yang dilengkapi dengan fasilitas demo masak dan coffee corner serta tarian daerah Indonesia dibawakan oleh diaspora Indonesia. Pemerintah Indonesia juga menyiapkan materi promosi berupa goodybag, buku exhibitors profile, poster, dan souvenir serta pemasangan iklan belly band (produk perikanan) pada Expo Map.
KJRI New York dan KBRI Washington DC selama SENA 2022, melakukan pendampingan dukungan network dan peluang transaksi kepada eksportir serta melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait antara lain The National Fisheries Institute. Selain lima perusahaan nasional yang berada dalam Paviliun Indonesia, juga terdapat satu perusahaan perikanan asal Medan Sumatera Utara PT Toba Surimi Industries berpartisipasi pada pameran SENA 2022.
Baca Juga: Indonesia Berpotensi Rebut Pasar Kuliner di AS
Kegiatan Seafood Expo North America 2022 yang penyelenggaraannya tahun ini juga dihadiri oleh Sdr. Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo merupakan pameran tahunan produk perikanan terbesar di Amerika Serikat berskala pasar global. Kegiatan pameran SENA 2022 diikuti oleh lebih dari 830 perusahaan dari 50 lebih negara di Boston Convention and Exhibition Center/BCEC (seluas 180.000 square feet).
Sementara itu, udang menjadi komoditas seafood yang memiliki total value tertinggi di wilayah kerja KJRI New York dengan nilai di atas 270 juta dolar AS. Sebagai catatan, total ekspor ikan dan udang Indonesia ke AS tahun 2021 senilai USD2,4 milyar.
Paviliun Indonesia pada SENA 2022 terletak di main entrance north lobby (booth 36, 42, 54, 66, 69) dengan luasan 3.750 sqf yang akan diikuti oleh lima eksportir produk perikanan yaitu PT. Fresh On Time Seafood, PT. Indo American Seafoods, PT. Muria Bahari Indonesia, PT. Aruna Jaya Nuswantara, dan PT. Indo Mina Lestari.

Sewa lahan difasilitasi KKP dan konstruksi Paviliun Indonesia menggunakan customized design yang dilengkapi dengan fasilitas demo masak dan coffee corner serta tarian daerah Indonesia dibawakan oleh diaspora Indonesia. Pemerintah Indonesia juga menyiapkan materi promosi berupa goodybag, buku exhibitors profile, poster, dan souvenir serta pemasangan iklan belly band (produk perikanan) pada Expo Map.
KJRI New York dan KBRI Washington DC selama SENA 2022, melakukan pendampingan dukungan network dan peluang transaksi kepada eksportir serta melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait antara lain The National Fisheries Institute. Selain lima perusahaan nasional yang berada dalam Paviliun Indonesia, juga terdapat satu perusahaan perikanan asal Medan Sumatera Utara PT Toba Surimi Industries berpartisipasi pada pameran SENA 2022.
Baca Juga: Indonesia Berpotensi Rebut Pasar Kuliner di AS
Kegiatan Seafood Expo North America 2022 yang penyelenggaraannya tahun ini juga dihadiri oleh Sdr. Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo merupakan pameran tahunan produk perikanan terbesar di Amerika Serikat berskala pasar global. Kegiatan pameran SENA 2022 diikuti oleh lebih dari 830 perusahaan dari 50 lebih negara di Boston Convention and Exhibition Center/BCEC (seluas 180.000 square feet).
Lihat Juga :