Ayu Ting Ting Dinilai MUI Terlalu Umbar Statusnya di TV, Komunitas Janda Beri Pembelaan

Senin, 21 Maret 2022 - 22:39 WIB
loading...
Ayu Ting Ting Dinilai MUI Terlalu Umbar Statusnya di TV, Komunitas Janda Beri Pembelaan
Ayu Ting Ting dikecam oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) lantaran terlalu mengumbar status jandanya di beberapa program televisi yang ia ikuti. Foto/Instagram Ayu Ting Ting
A A A
JAKARTA - Ayu Ting Ting dikecam oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) lantaran terlalu mengumbar status jandanya di beberapa program televisi yang ia ikuti. Alhasil, MUI pun meminta agar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menghentikan program yang dibintangi artis asal Depok itu.

Hal ini pun menuai berbagai komentar, termasuk kritikan dari komunitas perkumpulan janda. Salah satunya Founder Komunitas #SaveJanda Mutiara Proehoeman, yang menyayangkan pernyataan Wakil Sekretaris Infokom MUI Elvi Hudhriyah yang menyebut Ayu Ting Ting terlalu mengeksploitasi status jandanya sehingga harus diboikot dari semua acara televisi.

Baca Juga: Gagal Sudahi Status Janda, Ayu Ting Ting Banjir Dukungan

Mutiara mengajak seluruh masyarakat agar mengubah stigma negatif terhadap status janda. Di mana status tersebut juga memiliki hak dalam menjalankan hidupnya, termasuk Ayu Ting Ting. “Saatnya kita menghapus stigma janda bersama-sama,” kata Mutiara kepada MNC Portal, Senin (21/3/2022).

Mutiara melanjutkan, beban stigma yang terlanjur melekat pada wanita berstatus janda berdampak pada kondisi psikologis, sosial, dan ekonomi mereka. Sering kali perempuan memilih menarik diri dari pekerjaan atau kehidupan sosial lantaran sering di-bully, dilecehkan, bahkan diserang secara mental maupun fisik.

Menurutnya, MUI sebagai pengayom umat semestinya bisa jauh lebih sensitif terhadap realita, bahwa status janda membutuhkan haknya. Memboikot seseorang karena dia menikmati statusnya sebagai janda, bukanlah tindakan terpuji.

Baca Juga: Sang Adik Akan Menikah, Ayu Ting Ting Merasa Kehilangan



"Alih-alih membantu meringankan beban, hal demikian justru memperburuk stigma negatif terhadap perempuan berstatus janda dalam masyarakat," ujarnya.

Mutiara menambahkan, sebagai pekerja hiburan, Ayu dituntut memuaskan pasar demi menjaga popularitas. Untuk itu, apabila ingin lebih kritis, semestinya mengubah pola konsumsi hiburan dan image pedangdut secara luas.

"Bukan dengan menyerang Ayu Ting Ting yang cuma bagian dari sistem kapitalisme industri hiburan. Yang MUI lakukan tidak mendidik dan tidak berempati, cuma mematikan sumber penghasilannya," terang Mutiara.

Sementara itu, Ayu Ting Ting sendiri belum memberikan suaranya untuk menanggapi persoalan tersebut. Yakni dirinya diboikot oleh MUI dan meminta KPI untuk menghentikan pedangdut itu mengeksploitasi sendiri status jandanya.
(tsa)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2261 seconds (11.97#12.26)