Nestle Indonesia Perkenalkan New Healthy Eating Habit
Kamis, 18 Juni 2020 - 11:13 WIB
loading...
A
A
A
Pertama, mencuci tangan dan peralatan masak sebelum mengolah makanan. Kedua, memisahkan peralatan memasak seperti pisau dan talenan serta wadah untuk pangan mentah dan matang. Ketiga, memasak dengan benar dan matang. Keempat, menyimpan makanan sesuai suhu aman yang dianjurkan. Terakhir, selalu gunakan air dan bahan makanan yang aman, bebas dari cemaran fisik (kerikil, steples), biologis (rasa dan bau menyimpang), kimia berbahaya (pestisida, herbisida), dan menggunakan air jernih yang tidak berbau dan berasa.
Merujuk pada moto keamanan pangan PBB pada 2020, keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah, industri, produsen, hingga konsumen.
“Di Nestle, kami memiliki komitmen untuk terus menjaga stabilitas dan distribusi produk-produk makanan serta minuman berkualitas untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia. Komitmen ini dijalankan dengan mengacu pada empat pilar dalam kebijakan mutu. Yaitu berkomitmen pada seluruh konsumen, menjaga keamanan dan kepatuhan produk, mempertahankan preferensi dan konsistensi, serta memastikan tidak ada kecacatan produk dan tak menghasilkan limbah," kata Head of Corporate Quality Management Nestle Indonesia Anas Noor Wahid.
Berkaitan dengan pelaksanaan produksi makanan dan minuman di tengah masa pandemi , Anas juga menyampaikan bahwa Nestle menempatkan kesehatan dan keamanan para karyawan, mitra bisnis, serta konsumen sebagai prioritas utama dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dan lembaga-lembaga kesehatan dunia sekaligus memperketat standar kebersihan di lini produksi dan distribusi. (Baca Juga: Jangan Remehkan Kasus COVID-19 Anak yang Terus Naik )
“Sinergi yang baik antara masyarakat, produsen, pemerintah, serta lembaga-lembaga terkait memainkan peranan penting agar kualitas, keamanan, dan nilai nutrisi pangan terjaga baik. Dengan begitu masyarakat tetap sehat serta tidak mudah terserang penyakit dan virus,” tutup Anas.
Merujuk pada moto keamanan pangan PBB pada 2020, keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah, industri, produsen, hingga konsumen.
“Di Nestle, kami memiliki komitmen untuk terus menjaga stabilitas dan distribusi produk-produk makanan serta minuman berkualitas untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia. Komitmen ini dijalankan dengan mengacu pada empat pilar dalam kebijakan mutu. Yaitu berkomitmen pada seluruh konsumen, menjaga keamanan dan kepatuhan produk, mempertahankan preferensi dan konsistensi, serta memastikan tidak ada kecacatan produk dan tak menghasilkan limbah," kata Head of Corporate Quality Management Nestle Indonesia Anas Noor Wahid.
Berkaitan dengan pelaksanaan produksi makanan dan minuman di tengah masa pandemi , Anas juga menyampaikan bahwa Nestle menempatkan kesehatan dan keamanan para karyawan, mitra bisnis, serta konsumen sebagai prioritas utama dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dan lembaga-lembaga kesehatan dunia sekaligus memperketat standar kebersihan di lini produksi dan distribusi. (Baca Juga: Jangan Remehkan Kasus COVID-19 Anak yang Terus Naik )
“Sinergi yang baik antara masyarakat, produsen, pemerintah, serta lembaga-lembaga terkait memainkan peranan penting agar kualitas, keamanan, dan nilai nutrisi pangan terjaga baik. Dengan begitu masyarakat tetap sehat serta tidak mudah terserang penyakit dan virus,” tutup Anas.
(tsa)
Lihat Juga :