Ahli Sebut Dexamethasone Obat Dewa yang Berefek Jangka Panjang Fatal
Kamis, 18 Juni 2020 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
Dexamethasone termasuk obat murah golongan steroid. Obat ini sering dijuluki "obat dewa" karena efek terapinya yang cepat. Bahkan obat tersebut juga bisa digunakan untuk pasien kanker, kelainan darah, asma, alergi pada mata dan THT, serta penyakit autoimun.
"Sepertinya khasiat antiinflamasi itu yang dimanfaatkan dari obat dexamethasone untuk pasien dengan infeksi COVID-19 yang berat," ujar Ari. (Baca Juga: Orang Tua Harus Bisa Menyiapkan Mental Anak Menghadapi New Normal )
Selain khasiatnya, kita perlu tahu pula efek samping yang ditimbulkan dexamethasone, terutama jika digunakan jangka panjang.
Pada penggunaan jangka pendek, kata Ari, pasien bisa merasakan sakit di lambung sampai mual dan muntah, sakit kepala, nafsu makan meningkat, sulit tidur dan gelisah, serta timbul jerawat pada kulit. Sementara penggunaan dexamethasone jangka panjang bakal menyebabkan terjadi moon face (wajah bengkak seperti bulan), peningkatan kadar gula darah, tekanan darah meningkat, tulang keropos (osteoporosis), dan daya tahan tubuh turun sehingga rentan terhadap infeksi.
"Interaksi obat juga bisa terjadi, yang dapat meningkatkan efek samping pada pasien-pasien yang sudah mempunyai riwayat sakit maag sebelumnya. Kombinasi steroid dengan obat antiradang non-steroid misalnya fenilbutazone, asam mefenamat, natrium diklofenak termasuk dengan golongan coxib yang biasa digunakan untuk radang sendi, dapat menyebabkan komplikasi lambung serius seperti pendarahan lambung sampai menyebabkan kebocoran lambung dan usus dua belas jari. Ini bisa fatal buat pasien," pungkas Ari.
"Sepertinya khasiat antiinflamasi itu yang dimanfaatkan dari obat dexamethasone untuk pasien dengan infeksi COVID-19 yang berat," ujar Ari. (Baca Juga: Orang Tua Harus Bisa Menyiapkan Mental Anak Menghadapi New Normal )
Selain khasiatnya, kita perlu tahu pula efek samping yang ditimbulkan dexamethasone, terutama jika digunakan jangka panjang.
Pada penggunaan jangka pendek, kata Ari, pasien bisa merasakan sakit di lambung sampai mual dan muntah, sakit kepala, nafsu makan meningkat, sulit tidur dan gelisah, serta timbul jerawat pada kulit. Sementara penggunaan dexamethasone jangka panjang bakal menyebabkan terjadi moon face (wajah bengkak seperti bulan), peningkatan kadar gula darah, tekanan darah meningkat, tulang keropos (osteoporosis), dan daya tahan tubuh turun sehingga rentan terhadap infeksi.
"Interaksi obat juga bisa terjadi, yang dapat meningkatkan efek samping pada pasien-pasien yang sudah mempunyai riwayat sakit maag sebelumnya. Kombinasi steroid dengan obat antiradang non-steroid misalnya fenilbutazone, asam mefenamat, natrium diklofenak termasuk dengan golongan coxib yang biasa digunakan untuk radang sendi, dapat menyebabkan komplikasi lambung serius seperti pendarahan lambung sampai menyebabkan kebocoran lambung dan usus dua belas jari. Ini bisa fatal buat pasien," pungkas Ari.
(tsa)
Lihat Juga :