Kemenkes Ingatkan Ngantuk saat Mudik Istirahat, Bukan Minum Kopi
Jum'at, 22 April 2022 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi tubuh yang dipaksakan untuk tetap aktif, dijelaskan Siti Nadia amat berbahaya. Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas sehingga penting untuk menjadi perhatian masyarakat.
"Ini harus jadi perhatian kita bersama, khususnya masyarakat yang mudik. Kami ingatkan juga untuk booster dulu sebelum berangkat mudik, ya," jelas Siti Nadia.
Selain itu, Kemenkes mensyaratkan vaksin booster menjadi penting agar pemudik minim risiko terpapar atau membawa virus corona baru penyebab Covid-19 ke kampung halamannya.
Ini menyusul survei Kemenkes bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Di mana ditemukan bahwa 99,2 persen masyarakat Jawa-Bali yang merupakan asal dan tujuan mudik sudah memiliki antibodi Covid-19.
Baca Juga: Arief Muhammad Beli Mobil Merakyat buat Mudik, Netizen: Harganya Rp2,3 M, Mana Merakyatnya?
"Perjalanan mudik itu melelahkan dan menghabiskan banyak waktu di jalan, jadi kondisi tubuh yang fit adalah kunci mudik aman dan sehat," tandasnya.
"Ini harus jadi perhatian kita bersama, khususnya masyarakat yang mudik. Kami ingatkan juga untuk booster dulu sebelum berangkat mudik, ya," jelas Siti Nadia.
Selain itu, Kemenkes mensyaratkan vaksin booster menjadi penting agar pemudik minim risiko terpapar atau membawa virus corona baru penyebab Covid-19 ke kampung halamannya.
Ini menyusul survei Kemenkes bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Di mana ditemukan bahwa 99,2 persen masyarakat Jawa-Bali yang merupakan asal dan tujuan mudik sudah memiliki antibodi Covid-19.
Baca Juga: Arief Muhammad Beli Mobil Merakyat buat Mudik, Netizen: Harganya Rp2,3 M, Mana Merakyatnya?
"Perjalanan mudik itu melelahkan dan menghabiskan banyak waktu di jalan, jadi kondisi tubuh yang fit adalah kunci mudik aman dan sehat," tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :