Ini 9 Penyebab Luka di Hidung, Salah Satunya Terlalu Sering Mengupil
Rabu, 27 April 2022 - 15:22 WIB
loading...
Koreng karena luka di hidung terjadi akibat jaringan halus dalam hidung mudah rusak saat seseorang mengalami cedera ataupun memiliki kondisi fisik tertentu. / Foto: ilustrasi/thelist
A
A
A
JAKARTA - Koreng merupakan jaringan pelindung yang muncul setelah kulit rusak. Koreng terbentuk karena trombosit mulai menggumpal untuk menghentikan pendarahan dan mencegah banyak cairan keluar.
Apbila darah ataupun luka mengering, koreng akan terbentuk. Koreng bisa muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk di hidung .
Koreng karena luka di hidung terjadi akibat jaringan halus dalam hidung mudah rusak saat seseorang mengalami cedera ataupun memiliki kondisi fisik tertentu.
Baca juga: Ingin Hentikan Kebiasaan Bergantung pada Orang Lain? Lakukan 5 Langkah Ini
Akan tetapi, koreng di hidung umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya lewat perawatan. Lebih jauh mengenai apa penyebab hidung korengan, cek ulasan berikut ini.
1. Peradangan karena Alergi
Seperti dilansir Medical News Today, alergi bisa menimbulkan rasa gatal pada hidung dan keinginan untuk menggosok ataupun menggaruknya. Menggosok dan menggaruk bisa merusak jaringan di dalam hidung. Kondisi ini kemudian memicu pendarahan yang akan membentuk koreng.
Disebutkan oleh dr. Atika, alergi juga dapat membuat hidung mengeluarkan banyak lendir atau ingus. Hal ini kemudian akan menjadi penyebab luka di lubang hidung dan koreng.
"Karena banyak lendir atau ingus dan dikeluarkan dengan kencang, bisa menyebabkan lecet. Darah kemudian menjadi kering dan menempel di dalam hidung, hingga sebabkan koreng," ungkapnya.
2. Human Immunodeficiency Virus (HIV)
HIV bisa menjadi penyebab luka di dalam hidung lewat berbagai berbagai macam cara. Penyakit ini dapat membuat penderitanya mengalami sinusitis dan rinitis. Kedua kondisi itu pun bisa menyebabkan koreng di dalam hidung.
Sementara itu, HIV juga bisa menimbulkan lesi hidung yang bisa berdarah dan menimbulkan koreng. Dokter Atika menjelaskan bahwa kondisi HIV yang tidak diobati bisa memicu timbulnya luka di berbagai mukosa atau lapisan kulit dalam, termasuk mukosa hidung. Luka tersebut kemudian bisa menimbulkan koreng.
Apbila darah ataupun luka mengering, koreng akan terbentuk. Koreng bisa muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk di hidung .
Koreng karena luka di hidung terjadi akibat jaringan halus dalam hidung mudah rusak saat seseorang mengalami cedera ataupun memiliki kondisi fisik tertentu.
Baca juga: Ingin Hentikan Kebiasaan Bergantung pada Orang Lain? Lakukan 5 Langkah Ini
Akan tetapi, koreng di hidung umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya lewat perawatan. Lebih jauh mengenai apa penyebab hidung korengan, cek ulasan berikut ini.
1. Peradangan karena Alergi
Seperti dilansir Medical News Today, alergi bisa menimbulkan rasa gatal pada hidung dan keinginan untuk menggosok ataupun menggaruknya. Menggosok dan menggaruk bisa merusak jaringan di dalam hidung. Kondisi ini kemudian memicu pendarahan yang akan membentuk koreng.
Disebutkan oleh dr. Atika, alergi juga dapat membuat hidung mengeluarkan banyak lendir atau ingus. Hal ini kemudian akan menjadi penyebab luka di lubang hidung dan koreng.
"Karena banyak lendir atau ingus dan dikeluarkan dengan kencang, bisa menyebabkan lecet. Darah kemudian menjadi kering dan menempel di dalam hidung, hingga sebabkan koreng," ungkapnya.
2. Human Immunodeficiency Virus (HIV)
HIV bisa menjadi penyebab luka di dalam hidung lewat berbagai berbagai macam cara. Penyakit ini dapat membuat penderitanya mengalami sinusitis dan rinitis. Kedua kondisi itu pun bisa menyebabkan koreng di dalam hidung.
Sementara itu, HIV juga bisa menimbulkan lesi hidung yang bisa berdarah dan menimbulkan koreng. Dokter Atika menjelaskan bahwa kondisi HIV yang tidak diobati bisa memicu timbulnya luka di berbagai mukosa atau lapisan kulit dalam, termasuk mukosa hidung. Luka tersebut kemudian bisa menimbulkan koreng.
Lihat Juga :