Program Sensor Mandiri LSF Peroleh Dukungan Penuh dari INAYES
Sabtu, 30 April 2022 - 14:52 WIB
loading...
Masyarakat didorong untuk memiliki rasa kemandirian dalam menyensor setiap konten yang di-upload di media sosial. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam audiensi dengan Ketua dan jajaran staf Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia pada beberapa waktu lalu, Ketua Umum Indonesia Youth Economic Society (INAYES), Aldi Prastianto menegaskan, akan memberikan dukungan penuh terhadap program LSF.
Untuk diketahui, LSF memiliki program yang akan digulirkan, di antaranya mendorong masyarakat untuk memiliki rasa kemandirian dalam menyensor setiap konten yang di-upload di media sosial , baik itu konten video cerita pendek, iklan dan sejenisnya.
INAYES, kata Aldi Prastianto, sangat peduli terhadap program LSF tersebut. Karena hal itu menyangkut tentang pembentukan mental dan akhlak generasi muda.
Baca juga: Awas! Tahan Buang Air Kecil saat Mudik Picu Masalah Kesehatan
"Untuk itu, INAYES akan bersinergi dan berkolaborasi dengan LSF dan mengawal demi hasil perfilman itu bisa dinikmati oleh semua kalangan. Ter-segmented juga gendernya ter-segmented. Kalau yang 13 tahun plus, atau 18 plus atau yang untuk semua kalangan," jelas Aldi.
Audiensi sendiri menghasilkan bahwa antara INAYES dan LSF akan menjalin kerja sama untuk sosialisasi mengenai program Sensor Mandiri.
Program Sensor Mandiri itu oleh LSF dan juga INAYES dinilai sangat penting dan urgent. Karena untuk memberikan filter terhadap tayangan yang dapat menimbulkan sensitif di tengah kehidupan masyarakat.
Untuk diketahui, LSF memiliki program yang akan digulirkan, di antaranya mendorong masyarakat untuk memiliki rasa kemandirian dalam menyensor setiap konten yang di-upload di media sosial , baik itu konten video cerita pendek, iklan dan sejenisnya.
INAYES, kata Aldi Prastianto, sangat peduli terhadap program LSF tersebut. Karena hal itu menyangkut tentang pembentukan mental dan akhlak generasi muda.
Baca juga: Awas! Tahan Buang Air Kecil saat Mudik Picu Masalah Kesehatan
"Untuk itu, INAYES akan bersinergi dan berkolaborasi dengan LSF dan mengawal demi hasil perfilman itu bisa dinikmati oleh semua kalangan. Ter-segmented juga gendernya ter-segmented. Kalau yang 13 tahun plus, atau 18 plus atau yang untuk semua kalangan," jelas Aldi.
Audiensi sendiri menghasilkan bahwa antara INAYES dan LSF akan menjalin kerja sama untuk sosialisasi mengenai program Sensor Mandiri.
Program Sensor Mandiri itu oleh LSF dan juga INAYES dinilai sangat penting dan urgent. Karena untuk memberikan filter terhadap tayangan yang dapat menimbulkan sensitif di tengah kehidupan masyarakat.
Lihat Juga :