Perhatikan! Ini yang Harus Dilakukan saat Kolesterol Naik
Minggu, 21 Juni 2020 - 08:43 WIB
loading...
Olahraga seperti jalan cepat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Foto Ilustrasi/Steve Debenport/E+/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Berbulan-bulan berada di rumah saja akibat pandemi COVID-19 bisa membuat bobot tubuh naik. Tidak memperhatikan pola makan dan kurang aktivitas fisik disinyalir menjadi penyebab utamanya. Yang berbahaya adalah jika kadar kolesterol naik dan itu biasanya tidak bergejala.
Risiko terjadi kondisi yang fatal pun semakin meningkat. Maka itu, pemeriksaan berkala komponen lemak darah atau profil lipid menjadi hal yang penting untuk tetap dilakukan di masa pandemi ini. (Baca Juga: Pentingnya Memasak di Rumah Selama Masa Pandemi Covid-19 )
Spesialis Penyakit Dalam dr. Franciscus Ari, Sp.PD mengatakan, beberapa komponen lemak darah akan diperiksa di laboratorium ketika Anda melakukan pemeriksaan kadar kolesterol darah. Yaitu kadar kolesterol total, kolesterol low-density lipoprotein (LDL, yang biasa disebut sebagai kolesterol “jahat”), kolesterol high density lipoprotein (HDL, biasa dikenal dengan kolesterol “baik”), serta trigliserida.
“Gangguan metabolisme lemak darah ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL, trigliserida, serta penurunan kadar HDL,” ujar dr. Franciscus.
Menurutnya, pemeriksaan berkala menjadi penting karena ada hubungan antara gangguan metabolisme lemak darah tersebut dengan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung koroner ataupun stroke.
“Gangguan metabolisme lemak darah dapat disebabkan oleh gaya hidup , adanya penyakit lain yang memicu kenaikan kadar lemak darah seperti penyakit hormon tiroid, gangguan ginjal, diabetes melitus, atau karena faktor genetik (keturunan),” papar dr. Franciscus.
Dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah Bintaro Jaya itu menuturkan, jika Anda memiliki orangtua dan keluarga dengan kadar kolesterol yang tidak normal, sebaiknya ajak juga untuk memeriksakan kadar kolesterol darah secara berkala.
Risiko terjadi kondisi yang fatal pun semakin meningkat. Maka itu, pemeriksaan berkala komponen lemak darah atau profil lipid menjadi hal yang penting untuk tetap dilakukan di masa pandemi ini. (Baca Juga: Pentingnya Memasak di Rumah Selama Masa Pandemi Covid-19 )
Spesialis Penyakit Dalam dr. Franciscus Ari, Sp.PD mengatakan, beberapa komponen lemak darah akan diperiksa di laboratorium ketika Anda melakukan pemeriksaan kadar kolesterol darah. Yaitu kadar kolesterol total, kolesterol low-density lipoprotein (LDL, yang biasa disebut sebagai kolesterol “jahat”), kolesterol high density lipoprotein (HDL, biasa dikenal dengan kolesterol “baik”), serta trigliserida.
“Gangguan metabolisme lemak darah ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL, trigliserida, serta penurunan kadar HDL,” ujar dr. Franciscus.
Menurutnya, pemeriksaan berkala menjadi penting karena ada hubungan antara gangguan metabolisme lemak darah tersebut dengan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung koroner ataupun stroke.
“Gangguan metabolisme lemak darah dapat disebabkan oleh gaya hidup , adanya penyakit lain yang memicu kenaikan kadar lemak darah seperti penyakit hormon tiroid, gangguan ginjal, diabetes melitus, atau karena faktor genetik (keturunan),” papar dr. Franciscus.
Dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah Bintaro Jaya itu menuturkan, jika Anda memiliki orangtua dan keluarga dengan kadar kolesterol yang tidak normal, sebaiknya ajak juga untuk memeriksakan kadar kolesterol darah secara berkala.
Lihat Juga :