Cegah Penyakit Kardiovaskular, Remaja 15 Tahun Diimbau Lakukan Deteksi Dini
Selasa, 31 Mei 2022 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
"Sayangnya, di masyarakat kita itu takut untuk tahu penyakit karena dianggap akan cepat meninggal. Padahal, dengan tahu lebih awal penyakit, intervensi yang dilakukan akan lebih optimal dan potensi sembuh total jauh lebih tinggi," paparnya.
Deteksi dini ini pun, lanjut dr. Sandra, akan digalakkan juga di perusahaan. Kemenkes terus mengimbau kepada setiap perusahaan untuk sedikitnya setahun sekali melakukan deteksi dini secara gratis ke karyawannya.
"Itu dilakukan bukan hanya bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap karyawan, tapi juga membantu masyarakat lebih aware terhadap deteksi dini yang masih belum jadi kebiasaan," kata dia.
Baca juga: Usai Raup Cuan Fantastis, Top Gun: Maverick Pecahkan Rekor Film Hari Pahlawan AS
"Deteksi dini sederhana seperti ukur tensi, cari tahu kadar gula dalam darah, mengukur tinggi badan dan berat badan, ini gratis dan bisa dilakukan di Puskesmas ataupun Posbindu Lansia ataupun Posbindu Remaja. Tapi, kalau EKG hingga kadar lipid, gratis hanya pada seseorang yang tercover BPJS Kesehatan," pungkasnya.
Deteksi dini ini pun, lanjut dr. Sandra, akan digalakkan juga di perusahaan. Kemenkes terus mengimbau kepada setiap perusahaan untuk sedikitnya setahun sekali melakukan deteksi dini secara gratis ke karyawannya.
"Itu dilakukan bukan hanya bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap karyawan, tapi juga membantu masyarakat lebih aware terhadap deteksi dini yang masih belum jadi kebiasaan," kata dia.
Baca juga: Usai Raup Cuan Fantastis, Top Gun: Maverick Pecahkan Rekor Film Hari Pahlawan AS
"Deteksi dini sederhana seperti ukur tensi, cari tahu kadar gula dalam darah, mengukur tinggi badan dan berat badan, ini gratis dan bisa dilakukan di Puskesmas ataupun Posbindu Lansia ataupun Posbindu Remaja. Tapi, kalau EKG hingga kadar lipid, gratis hanya pada seseorang yang tercover BPJS Kesehatan," pungkasnya.
(nug)
Lihat Juga :