Allan 2ND Chance Hampir Bunuh Diri karena Nulis Lagu
Jum'at, 03 Juni 2022 - 17:11 WIB
loading...
Grup musik 2ND Chance. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - 2nd Chance adalah sebuah grup berisikan empat orang personil besutan dari ajang bergengsi X-Factor Indonesia Season 3 yang berhasil menempati posisi juara kedua di grand final X-Factor Indonesia. Anggotanya terdiri dari Caecilia Werdi, Thomas Boly, Allan Anderson dan Febrian Ihsan yang disatukan dalam sebuah grup secara mendadak oleh dewan juri X-Factor Season 3.
Para member 2nd Chance mengungkapkan sebuah fakta bahwa dulunya mereka adalah peserta X-Factor yang mengikuti audisi sebagai finalis di masing-masing kategori. Namun sayangnya, mereka hampir saja menelan pil pahit karena gagal di kategori masing-masing sampai pada akhirnya mereka disatukan di sebuah grup bernama 2nd Chance dan maju bersama dengan kompetitor lainnya di bawah bimbingan Ariel Noah sebagai mentor mereka.
Disatukan dalam sebuah grup secara mendadak tentu membuat mereka harus berhadapan dengan kondisi yang membingungkan. Berbagai perbedaan seperti budaya, style, genre, serta karakter suara menjadi pokok masalah yang harus mereka atasi untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan.
Baca Juga : 5 Band yang Memiliki Personel Kakak Beradik, Nomor 3 Punya 133 Album
Untuk mengatasi kebingungan yang ada, akhirnya mereka memutuskan untuk berjalan bersama dan mengeksplorasi kesukaan masing-masing untuk memahami karakter tiap personil. Referensi yang berbeda tentunya membuat mereka tak jarang untuk beradu mulut dan mendebat satu sama lain. Untungnya, mereka berhasil menemukan jalan tengah dengan cara mencoba untuk menerima apapun karakter dan kebiasaan masing-masing individu dan menjadikan perbedaan pendapat sebagai hal yang wajar.
Para member 2nd Chance mengungkapkan sebuah fakta bahwa dulunya mereka adalah peserta X-Factor yang mengikuti audisi sebagai finalis di masing-masing kategori. Namun sayangnya, mereka hampir saja menelan pil pahit karena gagal di kategori masing-masing sampai pada akhirnya mereka disatukan di sebuah grup bernama 2nd Chance dan maju bersama dengan kompetitor lainnya di bawah bimbingan Ariel Noah sebagai mentor mereka.
Disatukan dalam sebuah grup secara mendadak tentu membuat mereka harus berhadapan dengan kondisi yang membingungkan. Berbagai perbedaan seperti budaya, style, genre, serta karakter suara menjadi pokok masalah yang harus mereka atasi untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan.
Baca Juga : 5 Band yang Memiliki Personel Kakak Beradik, Nomor 3 Punya 133 Album
Untuk mengatasi kebingungan yang ada, akhirnya mereka memutuskan untuk berjalan bersama dan mengeksplorasi kesukaan masing-masing untuk memahami karakter tiap personil. Referensi yang berbeda tentunya membuat mereka tak jarang untuk beradu mulut dan mendebat satu sama lain. Untungnya, mereka berhasil menemukan jalan tengah dengan cara mencoba untuk menerima apapun karakter dan kebiasaan masing-masing individu dan menjadikan perbedaan pendapat sebagai hal yang wajar.
Lihat Juga :