Wajah Lain Kota Tua Jakarta yang Menyimpan Sejuta Misteri
Kamis, 09 Juni 2022 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu cerita mistis terkenal berasal dari Museum Wayang yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Jakarta Barat. Bentuk bangunan dari Museum Wayang memang sangat menarik mata karena aspek gedung bangunannya yang mencerminkan bangunan di era kolonialisasi Belanda masih bisa terlihat dengan sangat jelas. Terdapat ribuan jenis wayang yang berasal baik dari Indonesia maupun dari luar negeri.
Usia bangunan Museum Wayang sendiri memang sudah menginjak ratusan tahun dan apabila ditarik benang merahnya, maka bisa diketahui bahwa dulunya gedung ini merupakan sebuah gereja bernama Oud Hollandsche Kerk (Gereja Belanda Lama) yang dibangun pada tahun 1640. Setelah mengalami beberapa kali renovasi dari tahun 1732, gereja ini berganti nama menjadi de nieuwe Hollandsche Kerk (Gereja Belanda Baru).
Sayangnya, akibat gempa bumi yang terjadi di tahun 1808, bangunan gereja ini roboh. Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia memutuskan untuk membeli bangunan bekas gereja tersebut yang kemudian dibangun kembali sebagai de oude Bataviasche Museum atau museum Batavia Lama pada tahun 1939.
Setelah mengalami beberapa kali perpindahan kepemilikan, bangunan ini akhirnya dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta dan dijadikan sebagai Museum Wayang di tahun 1968. Peresmiannya terjadi pada 17 agustus 1975 dan sempat diperluas pada awal tahun 2000-an.
Mengingat usianya yang sudah cukup lama, tidak aneh jika muncul cerita horor yang dialami oleh pengunjung, bahkan penjaga museum itu tersendiri. Ada salah satu kisah dari seorang pengunjung yang menceritakan bahwa dirinya pernah melihat secara langsung bagaimana mata wayang di sana bergerak layaknya mata manusia dan terkesan seperti wayang yang hidup.
Usia bangunan Museum Wayang sendiri memang sudah menginjak ratusan tahun dan apabila ditarik benang merahnya, maka bisa diketahui bahwa dulunya gedung ini merupakan sebuah gereja bernama Oud Hollandsche Kerk (Gereja Belanda Lama) yang dibangun pada tahun 1640. Setelah mengalami beberapa kali renovasi dari tahun 1732, gereja ini berganti nama menjadi de nieuwe Hollandsche Kerk (Gereja Belanda Baru).
Sayangnya, akibat gempa bumi yang terjadi di tahun 1808, bangunan gereja ini roboh. Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia memutuskan untuk membeli bangunan bekas gereja tersebut yang kemudian dibangun kembali sebagai de oude Bataviasche Museum atau museum Batavia Lama pada tahun 1939.
Setelah mengalami beberapa kali perpindahan kepemilikan, bangunan ini akhirnya dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta dan dijadikan sebagai Museum Wayang di tahun 1968. Peresmiannya terjadi pada 17 agustus 1975 dan sempat diperluas pada awal tahun 2000-an.
Mengingat usianya yang sudah cukup lama, tidak aneh jika muncul cerita horor yang dialami oleh pengunjung, bahkan penjaga museum itu tersendiri. Ada salah satu kisah dari seorang pengunjung yang menceritakan bahwa dirinya pernah melihat secara langsung bagaimana mata wayang di sana bergerak layaknya mata manusia dan terkesan seperti wayang yang hidup.
Lihat Juga :