Penderita Asam Urat Haruskah Pantang Makanan Sayuran Hijau? Ini Penjelasannya!

Senin, 13 Juni 2022 - 17:53 WIB
loading...
Penderita Asam Urat Haruskah Pantang Makanan Sayuran Hijau? Ini Penjelasannya!
Sayuran hijau diyakini bisa menaikkan kadar asam urat. Foto/NDTV
A A A
JAKARTA - Asam urat adalah penyakit yang bisa mengganggu aktivitas, bahkan menurunkan kualitas hidup penderitanya.Pasalnya, penyakit tersebut dapat mencetuskan gejala-gejala, seperti nyeri, bengkak, dan rasa panas di area sendi pada tubuh.

Salah satu penyebab penyakit asam urat adalah pola makan tinggi purin. Beberapa makanan yang tinggi akan kandungan senyawa tersebut, misalnya jeroan, seafood, dan daging merah.Selain makanan-makanan tersebut, sayuran hijau juga diyakini dapat mencetuskan atau memperburuk penyakit asam urat.

Apakah medis setuju dengan anggapan tersebut? Yuk, cari tahu fakta tentang sayuran hijau dan asam urat!

Apakah Benar Sayuran Hijau Menyebabkan Asam Urat?

Orang dengan asam urat dianjurkan untuk melakukan diet rendah purin. Menurut American Academy of Family Physicians, hal tersebut bertujuan untuk mengurangi kadar asam urat, sekaligus mencegah komplikasi yang lebih serius.

Purin merupakan zat yang diproduksi secara alami di dalam tubuh. Namun, zat ini sebenarnya juga dapat ditemukan di beberapa makanan, seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Lantas, bagaimana dengan sayuran hijau untuk asam urat? Apakah berbahaya, atau tidak apa-apa bila dikonsumsi secukupnya?
Pada dasarnya, sayuran, termasuk yang berwarna hijau, dan buah tergolong sebagai makanan yang rendah purin.

Penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal (2017) bahkan mengatakan, konsumsi sayuran hijau masih masih tergolong aman untuk orang dengan asam urat.

Meski begitu, Anda harus tetap waspada. Pasalnya, terdapat beberapa jenis sayuran yang punya kandungan purin dengan kadar menengah. Beberapa sayuran ini, misalnya asparagus, bayam, dan kembang kol.

Baca Juga : Komplikasi Asam Urat yang Harus Anda Waspadai
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1506 seconds (10.55#12.26)