Vaksin Covid-19 yang Tersedia Mampu Lawan Varian BA.4 dan BA.5, Ini Kata Dokter Reisa

Selasa, 21 Juni 2022 - 10:48 WIB
loading...
Vaksin Covid-19 yang Tersedia Mampu Lawan Varian BA.4 dan BA.5, Ini Kata Dokter Reisa
Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 mampu memberikan perlindungan terhadap varian baru yaitu BA.4 dan BA.5. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perkembangan Covid-19 di dunia terus bermutasi hingga menghadirkan bermacam sub varian baru. Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 mampu memberikan perlindungan terhadap varian baru yaitu BA.4 dan BA.5.

Kedua subvarian ini merupakan turunan dari varian Omicron. Menurutnya lebih menular, dibandingkan varian sebelumnya.

"Alhamdulillah vaksinasi yang tersedia masih terbukti mampu mengurangi risiko terjadinya perburukan ata mencegah gejala berat atau fatal," kata dr Reisa dalam Siaran Sehat di YouTube RRI Net Official, dikutip Selasa (21/6/2022)

Dengan begitu, ia meminta agar masyarakat segera melakukan vaksinasi Covid-19. Ditambah dengan mematuhi protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, dan sebagainya.

Baca Juga: Luhut Waspadai Varian Baru Covid-19 Serang Indonesia
">

Reisa menerangkan jika untuk memberikan perlindungan yang lebih baik, dia meminta agar pola hidup sehat dan bersih juga diterapkan oleh masyarakat.

"Vaksin ini nggak berangkat sendirian ya karena harus dibarengi juga dengan protokol kesehatan dan hidup sehat serta bersih," jelasnya.

"Berdasarkan penelitian penularan lebih cepat jadi masih penting dan efektif penggunaan masker. Dan mengganti bila kotor atau basah minimal 4-6 jam sekali ganti masker," imbuhnya.

Hal tersebut, juga dikatakan oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril meminta agar tidak memikirkan kedua varian ini, karena dalam upaya pencegahan masih sama.

Dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) disebut 5 M telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan yaitu pakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Tidak usah permasalahkan variannya, karena protokolnya sama, pencegahannya sama," ujar Syahril dalam Siaran Sehat, Senin (13/6/2022).
(hri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2068 seconds (11.252#12.26)