Ayda Awards Bantu Arsitek dan Desainer Intertior Jadi Penggerak Perubahan di Masyarakat
Rabu, 22 Juni 2022 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ini Perlunya Melibatkan Arsitek dalam Merancang Bangunan Rumah
Ayda Awards 2021/2022 melibatkan peserta di beberapa lokasi geografis seperti Bangladesh, China, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Malaysia, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Turki dan Vietnam. Gold winners dari setiap negara akan bertanding kembali memperebutkan gelar Ayda Of The Year yang akan diumumkan pada 7 Juli 2022 dalam acara penghargaan eksklusif di Penang, Malaysia.
“Lansekap desain di masa depan akan menuntut kebutuhan yang lebih besar daripada apa yang kita lihat hari ini. Desainer akan dihadapkan dengan tantangan yang melibatkan pengguna pada isu-isu seperti perubahan iklim dan keseimbangan alam. Melalui Ayda Awards 2021/2022, saya berharap dapat melihat desain yang berjalan seiring dengan ruang koneksi emosional penggunanya," jelas Group Chief Executive Officer, Nipsea Group and Co President, Nippon Paint Holdings Group, Wee Siew Kim.
"Kami berharap yang terbaik untuk semua peserta dan berterima kasih kepada semua orang yang telah memberi dukungan untuk Ayda Awards selama ini,” sambungnya.
Sejak 2008, Ayda Awards telah menyediakan platform kreatif untuk arsitek dan desainer muda yang melibatkan 16 negara, 1200 institusi pendidikan dan menerima lebih dari 47.000 karya yang memperkuat reputasi Ayda Awards sebagai penghargaan yang sangat diakui di kalangan komunitas desain internasional.
Baca Juga: Profil Friedrich Silaban, Arsitek Masjid Istiqlal Penganut Kristen Protestan
Pada Ayda Awards 2021/2022 ini menerima 6184 karya dan memberikan penghargaan kepada 27 gold winners dari berbagai negara partisipan. Beberapa nama praktisi arsitek dan desainer International seperti Paul Noritaka Tange, Ezumi Harzani Ismail, Lea Aviliani Aziz, dan Sami Savatli akan menjadi juri dalam Grand Finals AYDA Awards 2021/2022.
Ayda Awards 2021/2022 melibatkan peserta di beberapa lokasi geografis seperti Bangladesh, China, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Malaysia, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Turki dan Vietnam. Gold winners dari setiap negara akan bertanding kembali memperebutkan gelar Ayda Of The Year yang akan diumumkan pada 7 Juli 2022 dalam acara penghargaan eksklusif di Penang, Malaysia.
“Lansekap desain di masa depan akan menuntut kebutuhan yang lebih besar daripada apa yang kita lihat hari ini. Desainer akan dihadapkan dengan tantangan yang melibatkan pengguna pada isu-isu seperti perubahan iklim dan keseimbangan alam. Melalui Ayda Awards 2021/2022, saya berharap dapat melihat desain yang berjalan seiring dengan ruang koneksi emosional penggunanya," jelas Group Chief Executive Officer, Nipsea Group and Co President, Nippon Paint Holdings Group, Wee Siew Kim.
"Kami berharap yang terbaik untuk semua peserta dan berterima kasih kepada semua orang yang telah memberi dukungan untuk Ayda Awards selama ini,” sambungnya.
Sejak 2008, Ayda Awards telah menyediakan platform kreatif untuk arsitek dan desainer muda yang melibatkan 16 negara, 1200 institusi pendidikan dan menerima lebih dari 47.000 karya yang memperkuat reputasi Ayda Awards sebagai penghargaan yang sangat diakui di kalangan komunitas desain internasional.
Baca Juga: Profil Friedrich Silaban, Arsitek Masjid Istiqlal Penganut Kristen Protestan
Pada Ayda Awards 2021/2022 ini menerima 6184 karya dan memberikan penghargaan kepada 27 gold winners dari berbagai negara partisipan. Beberapa nama praktisi arsitek dan desainer International seperti Paul Noritaka Tange, Ezumi Harzani Ismail, Lea Aviliani Aziz, dan Sami Savatli akan menjadi juri dalam Grand Finals AYDA Awards 2021/2022.
Lihat Juga :