4 Film Indonesia yang Dicekal Pemerintah, Nomor Terakhir Produksi Tahun '80-an

Jum'at, 24 Juni 2022 - 06:36 WIB
loading...
4 Film Indonesia yang...
Film Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini memang sedang bagus-bagusnya. Namun, di balik kesuksesan film-film Tanah Air, ada juga beberapa yang dicekal oleh pemerintah Indonesia. Foto/Twitter
A A A
JAKARTA - Film Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini memang sedang bagus-bagusnya. Banyak rumah produksi yang membuat film dengan cerita menarik serta menghadirkan aktor dan aktris berbakat.

Namun, di balik kesuksesan film-film Tanah Air, ada juga beberapa yang dicekal oleh pemerintah Indonesia . Terdapat alasan pemerintah untuk melakukan hal tersebut. Kendati demikian, sebagian film tersebut justru bisa sukses di kancah internasional.

Penasaran film Indonesia apa saja yang dicekal pemerintah? Berikut ulasannya, seperti dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: 4 Film Indonesia yang Dilarang Tayang, yang Terakhir Menang di Venice Film Festival

1. Something in the Way

4 Film Indonesia yang Dicekal Pemerintah, Nomor Terakhir Produksi Tahun '80-an


Film Something in the Way diproduksi tahun 2013. Film ini menghadirkan aktor keren Reza Rahadian yang menjadi pemeran utama. Namun sayang, film ini dicekal oleh pemerintah Indonesia karena mengangkat tema tentang seksualitas yang cenderung vulgar.

Bahkan ada satu adegan saat Reza yang berperan sebagai Ahmad itu suka menonton film porno dan melakukan mastrubasi. Sementara tetangganya bernama Kinar yang diperankan oleh Ratu Felisha bekerja sebagai pekerja seks. Ahmad yang agamis ini sering berhalusinasi terhadap Kinar.

2. Jagal

4 Film Indonesia yang Dicekal Pemerintah, Nomor Terakhir Produksi Tahun '80-an


Selanjutnya adalah film Jagal tahun 2012. Film dengan nama lain The Act of Killing ini sempat mendulang kontroversi. Film ini dilarang tayang karena mengangkat cerita tentang pembantaian massal pada 1965.

Film yang disutradarai oleh pria berkebangsaan Amerika Serikat, Joshua Oppenheimer, ini dianggap terlalu ekstrem dalam setiap adegannya.

Namun, siapa sangka film Jagal mendapat banyak penghargaan di luar negeri. Mulai dari penghargaan Film Dokumenter Terbaik di British Academy Film and Television Arts Awards 2013, hingga masuk nominasi Film Dokumenter Terbaik pada Academy Awards ke-86.

Baca Juga: 5 Film Indonesia Paling Kontroversial, Dikecam hingga Dilarang Tayang tapi Berprestasi

3. Pocong

4 Film Indonesia yang Dicekal Pemerintah, Nomor Terakhir Produksi Tahun '80-an


Selain itu ada film Pocong yang tayang pada 2006. Film yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo ini dicekal pemerintah Indonesia karena mengangkat isu sensitif tentang kerusuhan Mei 1998.

Film yang dibintangi Revalina S. Temat dan Ringgo Agus Rahman itu juga memiliki adegan pemerkosaan yang sangat brutal sampai menyinggung agama, ras, dan budaya sehingga semakin memperkuat alasan film ini dilarang untuk tayang.

4. Lady Terminator

4 Film Indonesia yang Dicekal Pemerintah, Nomor Terakhir Produksi Tahun '80-an


Dan yang terakhir ada film Lady Terminator yang tayang tahun 1989. Sekilas judul film ini seperti film luar ya, padahal ini film Indonesia lho.

Film besutan sutradara Tjut Djalil ini berkisah tentang pembalasan Ratu Kidul. Sayang film ini dicekal oleh pemerintah karena dianggap mengandung unsur kekerasan dan pornografi.

Siapa sangka, film tersebut justru tayang di beberapa negara seperti Thailand, Amerika Serikat, Italia, Jepang, dan Prancis hingga mendapat banyak penghargaan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Lagu-lagu Sheila On...
Lagu-lagu Sheila On 7 Jadi Jembatan Emosi di Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Tere Liye: Suara Lugas...
Tere Liye: Suara Lugas di Tengah Normalisasi Utang Pemerintah
Pemerintah Tunda Kirim...
Pemerintah Tunda Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, DPR: Langkah Diplomatis Realistis
Rekomendasi
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Berita Terkini
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved