Cegah Paparan Pornografi di Internet pada Anak, Orangtua Perlu Lakukan Ini
Jum'at, 08 Juli 2022 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
“Orangtua harus paham bagaimana meliterasi anak-anak tentang hal apa saja yang masuk dalam bahaya digitalisasi, serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengamankan seluruh saluran dan jalur yang bakal digunakan oleh anak. Orangtua harus paham apa saja sih yang sedang diakses atau dikonsumsi anak ketika menggunakan internet,” papar Alem dalam webinar bertema Mencegah Anak Terpapar Pornografi tersebut.
Terkait budaya di dunia digital, Pandu Digital Madya Indonesia Kominfo RI dan Jawara Internet Sehat ICT Watch Agus Andira yang juga menjadi pembicara dalam webinar menjelaskan, peran keluarga sangat penting untuk membimbing anak memperoleh manfaat positif internet sekaligus menangkal dampak negatif teknologi digital.
Menurut dia, pengetahuan dasar akan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan dalam kecakapan bermedia digital, sehingga nilai tersebut akan menjadi panduan karakter dalam beraktivitas di ruang digital. Setiap orangtua dan keluarga punya peran strategis untuk membangun budaya digital ini bagi anak-anak. Misalnya dengan menjaga komunikasi dengan anak serta terus membekali diri dan belajar akan perkembangan teknologi digital.
“Orangtua dapat memanfaatkan aplikasi parental control yang dapat membantu dalam proses pendampingan akan segala sesuatu yang diakses anak pada gawainya. Orangtua juga bisa membuat aturan bersama penggunaan internet dan tegakkan konsekuensinya, serta menjadi teman dan ikuti anak dalam akun media sosialnya,” beber Agus.
Sementara itu, Dosen Universitas Sriwijaya dan Anggota Indonesian Association of Public Administration Anang Dwi Santoso menambahkan, paparan pornografi pada anak cukup berbahaya bagi perkembangan otaknya.
Terkait budaya di dunia digital, Pandu Digital Madya Indonesia Kominfo RI dan Jawara Internet Sehat ICT Watch Agus Andira yang juga menjadi pembicara dalam webinar menjelaskan, peran keluarga sangat penting untuk membimbing anak memperoleh manfaat positif internet sekaligus menangkal dampak negatif teknologi digital.
Menurut dia, pengetahuan dasar akan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan dalam kecakapan bermedia digital, sehingga nilai tersebut akan menjadi panduan karakter dalam beraktivitas di ruang digital. Setiap orangtua dan keluarga punya peran strategis untuk membangun budaya digital ini bagi anak-anak. Misalnya dengan menjaga komunikasi dengan anak serta terus membekali diri dan belajar akan perkembangan teknologi digital.
“Orangtua dapat memanfaatkan aplikasi parental control yang dapat membantu dalam proses pendampingan akan segala sesuatu yang diakses anak pada gawainya. Orangtua juga bisa membuat aturan bersama penggunaan internet dan tegakkan konsekuensinya, serta menjadi teman dan ikuti anak dalam akun media sosialnya,” beber Agus.
Sementara itu, Dosen Universitas Sriwijaya dan Anggota Indonesian Association of Public Administration Anang Dwi Santoso menambahkan, paparan pornografi pada anak cukup berbahaya bagi perkembangan otaknya.
Lihat Juga :