Cuci Bersih Kulkas Agar Terhindar dari Bakteri Listeria
Jum'at, 26 Juni 2020 - 17:30 WIB
loading...
Bakteri Listeria monocytogenes dapat bertahan hidup dan bahkan tumbuh di bawah pendingin dan tindakan pengawetan makanan lain. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Bakteri Listeria monocytogenes (L. monocytogenes) dapat bertahan hidup dan bahkan tumbuh di bawah pendingin dan tindakan pengawetan makanan lain. Semakin lama makanan siap saji terkontaminasi L. monocytogenes disimpan dalam lemari es, semakin besar peluang patogen ini untuk tumbuh.
Untuk memperlambat atau mencegah pertumbuhan L. monocytogenes, atur kulkas hingga 40 derajat Fahrenheit (4 derajat Celcius), dan freezer hingga 0 derajat Fahrenheit (-18 derajat Celcius).
Penting juga untuk cuci dinding bagian dalam dan rak kulkas, talenan dan countertops, dan peralatan yang mungkin telah berhubungan dengan makanan yang terkontaminasi. (Baca juga: Jamur Enoki Bisa Sebabkan Bakteri Listeria, Benarkah? ).
Kemudian, bersihkan dengan larutan satu sendok makan kaporit untuk satu galon air panas, keringkan dengan kain bersih atau handuk kertas yang belum pernah digunakan sebelumnya. Pastikan juga untuk segera bersihkan tumpahan di kulkas dan bersihkan kulkas.
Cuci tangan dengan air hangat dan sabun selama setidaknya 20 detik sebelum dan sesudah menangani makanan dan setelah proses pembersihan dan sanitasi.
Untuk memperlambat atau mencegah pertumbuhan L. monocytogenes, atur kulkas hingga 40 derajat Fahrenheit (4 derajat Celcius), dan freezer hingga 0 derajat Fahrenheit (-18 derajat Celcius).
Penting juga untuk cuci dinding bagian dalam dan rak kulkas, talenan dan countertops, dan peralatan yang mungkin telah berhubungan dengan makanan yang terkontaminasi. (Baca juga: Jamur Enoki Bisa Sebabkan Bakteri Listeria, Benarkah? ).
Kemudian, bersihkan dengan larutan satu sendok makan kaporit untuk satu galon air panas, keringkan dengan kain bersih atau handuk kertas yang belum pernah digunakan sebelumnya. Pastikan juga untuk segera bersihkan tumpahan di kulkas dan bersihkan kulkas.
Cuci tangan dengan air hangat dan sabun selama setidaknya 20 detik sebelum dan sesudah menangani makanan dan setelah proses pembersihan dan sanitasi.
Lihat Juga :