Kebijakan Baru Taman Nasional Komodo untuk Menjaga Ekosistem, Ini Kata Kadispar NTT

Senin, 11 Juli 2022 - 20:15 WIB
loading...
Kebijakan Baru Taman...
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Zet Sony Libing mengatakan, bahwa adanya kenaikan harga tersebut demi menjaga ekosistem dan habitat Taman Nasional tersebut. Foto/Dok.Sindonews
A A A
NTT - Kenaikan harga tiket terusan di Taman Nasional Komodo yang menuai pro dan kontra, yaitu sebesar Rp3,75 juta per tahunnya dinilai sebagian masyarakat terlalu tinggi. Hal ini pun kemudian menuai kritikan dari berbagai pihak.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Zet Sony Libing mengatakan, bahwa adanya kenaikan harga tersebut demi menjaga ekosistem dan habitat Taman Nasional tersebut, khususnya bagi kelangsungan hidup Komodo itu sendiri.

Zet menuturkan, sebelum melakukan kebijakan tersebut oleh pemprov dan pemerintah pusat, telah dilakukan kajian mendalam oleh para ahli dari berbagai universitas di Indonesia. Di mana hsil kajian tersebut menyimpulkan, adanya kenaikan harga itu dan juga pembatasan kunjungan wisatawan.

"Dari persetujuan itu, pemerintah dan rakyat NTT ikut menjaga melestarikan komodo dan ekosistemnya," katanya dalam Weekly Press Briefing yang digelar secara virtual, Senin (11/07/22).

Baca Juga: Mengenal Sejarah Taman Nasional Komodo yang Lagi Viral
">

Menurutnya, ada dua poin yang menjadi pertimbangan besar, mengapa harga tiket ke Pulau Komodo dan Pulau Padar menjadi naik dan dibatasi. Pertama, akibat kunjungan wisatawan yang terlalu sering dan banyak, maka akan memengaruhi ekosistem dan habitat komodo.

Kedua, dari hasil kajian tersebut muncul ide bagaimana memenuhi konservasi di lingkungan sekitar Taman Nasional Pulau Komodo. Ini karena adanya terjadi penurunan nilai ekosistem di tempat itu.

"Jadi kami memutuskan membuat kebijakan pemerintah, bersama pemerintah pusat. Pemberdayaan ekonomi masyarakat, monitoring dan keamanan di situ karena terjadi illegal fishing, terjadi perburuan liar, terjadi pembakaran, dan terjadi kerusakan lingkungan di situ serta sampah," tuturnya.

Oleh karena itu pihak Pemprov NTT dan juga Kemenparekraf mengedepankan, terkait dengan quality tourism. Di mana wisatawan yang datang ke Taman Nasional Pulau Komodo nantinya, tetap bisa menjaga ekosistem khususnya habitat komodo itu sendiri.
(hri)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
5 Pantai Pasir Putih...
5 Pantai Pasir Putih Terindah di NTT, Nomor 4 Surga bagi Peselancar
Kemenparekraf Tegaskan...
Kemenparekraf Tegaskan Pentingnya Penutupan Taman Nasional Komodo untuk Pembenahan
Pasar dengan Pemandangan...
Pasar dengan Pemandangan Tercantik di Indonesia Ada di Pulau Alor NTT
Fakta Pulau Raijua,...
Fakta Pulau Raijua, Destinasi Wisata Pantai Cantik yang Tersembunyi di NTT
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
BRIN Segera Memiliki...
BRIN Segera Memiliki Observatorium Nasional Terbaik di Asia
Gempa M6,0 Guncang Timor...
Gempa M6,0 Guncang Timor Tengah Utara NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Rekomendasi
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Menit ke-95! Martinelli...
Menit ke-95! Martinelli Tulis Rekor Baru Piala Dunia
Berita Terkini
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Tegaskan Kerja Sama Hanya Barter Fasilitas Umrah
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Kisah Inspiratif Suparto:...
Kisah Inspiratif Suparto: Bangkit dari Keterbatasan Lewat Konten eFootball Timnas
Terpopuler
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved