Ini Cara Kurangi Asupan Garam dalam Makanan
Selasa, 12 Juli 2022 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Kevin menerangkan, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa.
"Penelitian yang dilakukan oleh Maluly et al (2020) juga menyebutkan bahwa pengurangan penggunaan garam dapur dan ditambahkan sedikit MSG pada masakan bisa menurunkan kadar natrium sebanyak 37 persen,” ungkap dr. Kevin.
Sependapat dengan dr. Kevin, Public Relations Manager PT Ajinomoto Indonesia Angga Putra menyampaikan, saat ini pihaknya sedang menggiatkan kampanye Bijak Garam yang memang sejalan dengan anjuran Kementerian Kesehatan RI terkait pengurangan asupan gula, garam, dan lemak (GGL) dalam konsumsi sehari-hari.
“Melalui kampanye Bijak Garam yang sedang kami giatkan ini, Ajinomoto ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan atau penggunaan garam dalam mengolah makanan, namun tetap bisa memperoleh cita rasa yang tinggi," kata Angga Putra.
"Kampanye ini juga merupakan bukti komitmen kami untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, dengan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan keluarga Indonesia melalui produk serta layanan yang berkualitas tinggi," tambahnya.
"Penelitian yang dilakukan oleh Maluly et al (2020) juga menyebutkan bahwa pengurangan penggunaan garam dapur dan ditambahkan sedikit MSG pada masakan bisa menurunkan kadar natrium sebanyak 37 persen,” ungkap dr. Kevin.
Sependapat dengan dr. Kevin, Public Relations Manager PT Ajinomoto Indonesia Angga Putra menyampaikan, saat ini pihaknya sedang menggiatkan kampanye Bijak Garam yang memang sejalan dengan anjuran Kementerian Kesehatan RI terkait pengurangan asupan gula, garam, dan lemak (GGL) dalam konsumsi sehari-hari.
“Melalui kampanye Bijak Garam yang sedang kami giatkan ini, Ajinomoto ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan atau penggunaan garam dalam mengolah makanan, namun tetap bisa memperoleh cita rasa yang tinggi," kata Angga Putra.
"Kampanye ini juga merupakan bukti komitmen kami untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, dengan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan keluarga Indonesia melalui produk serta layanan yang berkualitas tinggi," tambahnya.
(tsa)
Lihat Juga :